BagusTech – OPPO kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan target ambisius: menghadirkan pengalaman AI ke 100 juta pengguna fitur pada akhir 2025.
Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan target tahun sebelumnya yang mencapai 50 juta pengguna.
Untuk mencapai tujuan tersebut, OPPO mengadopsi pendekatan strategis yang mencakup integrasi AI dalam perangkat keras dan lunak, serta kemitraan dengan raksasa teknologi seperti Google dan MediaTek.
Baca Juga
- Kualifikasi OPPO X MLBB Cup Sukses Diselenggarakan di Bali
- OPPO Find N5 DIpastikan Rilis Secara Global Pada 20 Februari
- Inilah Benefit Pre-Order OPPO Reno13 5G, Ada Voucher Umroh
Fitur AI OPPO yang Lebih Terintegrasi dengan Google Gemini
Salah satu langkah utama OPPO dalam pengembangan AI adalah kolaborasi erat dengan Google untuk mengintegrasikan Google Gemini ke dalam ekosistem perangkatnya.
Aplikasi bawaan OPPO seperti Notes, Calendar, dan Clock kini dapat memanfaatkan kecerdasan Gemini untuk meningkatkan produktivitas pengguna.
Selain itu, OPPO mengadopsi Private Computing Cloud (PCC) berbasis Confidential Computing dari Google Cloud guna memastikan keamanan dan privasi pengguna dalam mengakses fitur AI yang semakin mendalam.
“Kami sangat antusias untuk berkolaborasi dengan OPPO dalam membentuk masa depan AI mobile dengan menggabungkan teknologi Google dengan perangkat keras dan perangkat lunak OPPO yang luar biasa,” ujar Matt Waldbusser, Managing Director Global Solution dan Consumer AI, Google Cloud.
Tiga Pilar Pengembangan Fitur AI: Produktivitas, Kreativitas, dan Pencitraan
Untuk memberikan manfaat nyata bagi pengguna, OPPO memfokuskan pengembangan AI pada tiga pilar utama:
- AI Produktivitas – Membantu pengguna dalam aktivitas sehari-hari, seperti pencarian informasi lebih cerdas dan transkripsi otomatis.
- AI Kreativitas – Memungkinkan pengguna menciptakan dan mengedit konten visual serta audio dengan lebih efisien.
- AI Pencitraan – Meningkatkan kualitas fotografi dan videografi dengan optimalisasi berbasis AI.
Untuk mendukung ketiga pilar ini, OPPO bekerja sama dengan MediaTek dalam pengembangan chip yang dapat memproses AI secara real-time dengan efisiensi daya yang optimal. “Kemitraan antara MediaTek dan OPPO siap membuka terobosan baru dalam inovasi AI,” kata Will Chen, Wakil General Manager Wireless Business Group di MediaTek.
Fitur Baru yang Siap Diluncurkan
Sebagai bagian dari strategi ekspansinya, OPPO memperkenalkan berbagai fitur AI yang akan semakin mempermudah kehidupan pengguna, antara lain:
- AI Call Translator: Mampu menerjemahkan panggilan telepon secara real-time dalam berbagai bahasa.
- AI VoiceScribe: Menyediakan transkripsi otomatis untuk panggilan suara, pembelajaran daring, dan rapat.
- AI Search & AI Studio: Menghadirkan pencarian cerdas serta kemampuan pengeditan berbasis AI yang lebih canggih.
Untuk memastikan AI terus berkembang sesuai kebutuhan pengguna, OPPO berkomitmen untuk meluncurkan pembaruan AI baru setiap bulan.
Smartphone OPPO
OPPO juga memanfaatkan AI sebagai keunggulan utama dalam lini produk terbarunya, seperti Find N5, seri Reno13, dan Find X8. Smartphone ini tidak hanya mengusung desain inovatif tetapi juga didukung oleh teknologi AI yang mendukung berbagai aktivitas pengguna.
Bahkan, legenda sepak bola Spanyol David Villa turut merasakan langsung pengalaman AI OPPO di OPPO AI Tech Summit, menyoroti bagaimana kecerdasan buatan dapat meningkatkan kehidupan sehari-hari dan aktivitas profesional.
Dengan strategi yang matang dan inovasi teknologi yang terus berkembang, OPPO menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam industri AI mobile.
Melalui kolaborasi dengan Google, optimalisasi perangkat keras dengan MediaTek, serta komitmen untuk merilis pembaruan AI secara berkala, OPPO siap membawa 100 juta pengguna ke era baru kecerdasan buatan.

