BagusTech – Samsung terus membuktikan bahwa inovasi teknologi bisa membawa dampak positif bagi lingkungan. Melalui kolaborasi global Generation17 bersama UNDP, perusahaan ini memberi dukungan nyata kepada generasi muda yang berjuang mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Brigitta Gunawan, aktivis muda asal Indonesia yang menggabungkan kecanggihan teknologi dengan semangat konservasi laut.
Baca Juga
- Samsung Hadirkan Program Cicilan Galaxy A17 Mulai Rp303 Ribu
- Samsung Galaxy XR, Pilihan Lebih Fleksibel dari Apple Vision Pro
- Ini Fitur Samsung Galaxy S25 FE Buat Feed Estetik

Sejak remaja, Brigitta sudah aktif di bidang pelestarian lingkungan. Ia mendirikan 30×30 Indonesia, organisasi yang fokus pada edukasi lingkungan dan konservasi laut. Bersama Diverseas, Brigitta menghadirkan pembelajaran berbasis virtual reality agar siswa dan komunitas bisa menjelajahi dunia bawah laut tanpa harus menyelam. Pengalaman imersif ini membuat masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga ekosistem laut.
Dalam aktivitasnya, Brigitta mengandalkan perangkat Galaxy S25 Ultra sebagai alat kerja utama. Kamera 200MP-nya mampu menangkap detail kehidupan laut dengan tajam. Fitur S Pen dan Note Assist membantu mencatat ide saat inspirasi muncul, sedangkan Audio Eraser dan Auto Trim mempercepat proses pengeditan video sebelum dibagikan ke media sosial. Selain itu, perangkat Galaxy Watch membantunya menjaga kesehatan dan produktivitas melalui pemantauan aktivitas harian dan kebugaran.
“Galaxy S25 Ultra menjadi studio lengkap di lapangan. Saya bisa memotret, menulis, dan mengedit dalam satu perangkat,” ujar Brigitta.
Dukungan Samsung untuk Brigitta tidak hanya sebatas penyediaan perangkat. Melalui Generation17, ia kini terhubung dengan jaringan global berisi ahli dan pemimpin muda di bidang lingkungan dan teknologi. Kolaborasi ini membuka peluang bagi Brigitta untuk berbagi inspirasi dan memperluas dampak konservasi laut ke tingkat internasional.
“Akses teknologi yang merata sangat penting agar lebih banyak anak muda bisa ikut menjaga lingkungan,” kata Brigitta.
Dari pengalaman Brigitta, terlihat jelas bahwa teknologi dapat menjadi jembatan antara kreativitas dan keberlanjutan. Samsung berhasil mengubah perangkat Galaxy menjadi alat pemberdayaan, bukan hanya alat komunikasi. Dengan kemitraan seperti ini, masa depan konservasi laut Indonesia menjadi lebih cerah dan inklusif—karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil hari ini.

