Editorial Topic
Audio

Razer Seiren V3 Chroma Hadir dengan DSP 32-Bit

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • Razer merilis Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP pada 21 Juli 2026.
  • Mikrofon mendukung perekaman 24-bit atau 32-bit pada 48/96 kHz.
  • DSP menangani noise reduction, EQ, compression, dan limiting.
  • Kapsul kondenser 16 mm memakai pola tangkap supercardioid.
  • Harga resmi Indonesia mulai Rp2.599.000.

Razer resmi merilis Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP secara global pada 21 Juli 2026. Mikrofon USB ini menawarkan pemrosesan audio langsung di perangkat dan kemampuan perekaman 32-bit untuk streamer, gamer, podcaster, serta kreator konten.

Produk tersebut memperbarui Seiren V3 Chroma yang lebih dahulu hadir. Razer mempertahankan desain, pencahayaan RGB, dan kapsul kondenser 16 mm, tetapi meningkatkan sistem pemrosesan suara melalui DSP 32-bit dan sejumlah fitur audio berbasis AI.

“DSP 32-bit menangani pemrosesan utama di mikrofon, sehingga kreator bisa langsung siaran tanpa pengaturan rumit,” kata Addie Tan, Global Head of Lifestyle Division Razer, dalam keterangan resmi perusahaan.

Razer Seiren V3 Chroma Rekam Audio hingga 32-Bit

Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP mendukung kedalaman audio 24-bit atau 32-bit dengan sample rate 48 kHz dan 96 kHz. DSP khusus memproses perubahan volume secara langsung ketika pengguna berbicara lebih keras, mendekat, atau menjauh dari mikrofon.

Razer menyebut pemrosesan tersebut dapat memperluas headroom sekaligus mengurangi risiko clipping dan distorsi. Mikrofon juga menjalankan AI noise reduction, automatic EQ, compression, dan limiting untuk mempertahankan tingkat suara tanpa banyak pengaturan manual.

Namun, kemampuan 32-bit pada mikrofon ini berbeda dari 32-bit float. Razer hanya menawarkan perekaman 32-bit float pada Seiren V3 Pro. Karena itu, Seiren V3 Chroma terbaru tetap dapat mengalami clipping dalam kondisi tertentu dan tidak menjamin pemulihan suara yang sudah pecah saat penyuntingan.

AdvertisementIn-Article Banner

Kapsul Supercardioid Tekan Suara Latar

Razer menggunakan kapsul kondenser 16 mm dengan pola tangkap supercardioid. Pola tersebut memusatkan tangkapan suara dari depan dan mengurangi suara dari samping, termasuk ketikan keyboard, klik mouse, kipas komputer, serta pantulan ruangan.

Menurut spesifikasi resmi Razer, mikrofon ini memiliki respons frekuensi 20 Hz-20 kHz, sensitivitas -34 dB, tingkat tekanan suara maksimum 120 dB, dan signal-to-noise ratio 112 dB.

Model sebelumnya hanya menawarkan SPL maksimum 110 dB dan SNR 96 dB. Peningkatan itu memberi versi baru kemampuan lebih baik dalam menangani suara keras sekaligus menjaga noise tetap rendah.

Chroma RGB dan Tap-to-Mute Tetap Hadir

Razer mempertahankan Chroma RGB yang dapat bereaksi terhadap suara, notifikasi streaming, interaksi penonton, dan peristiwa dalam gim yang kompatibel.

Pengguna dapat mengetuk sensor di atas mikrofon untuk mematikan suara. Razer Synapse juga memungkinkan pengguna memetakan ketukan ganda dan tiga kali untuk mengontrol pencahayaan atau fungsi audio.

Fitur lainnya mencakup kenop gain dan volume, jack headphone 3,5 mm untuk monitoring, konektor USB Type-C, serta dudukan berulir untuk boom arm. OBS Studio, Discord, dan Streamlabs dapat mengenali mikrofon tanpa driver tambahan, sedangkan Razer Synapse membuka pengaturan tingkat lanjut.

Harga Razer Seiren V3 Chroma 32-Bit DSP

Razer menetapkan harga resmi Indonesia sebagai berikut:

  • Black: Rp2.599.000
  • White: Rp2.799.000
  • Quartz: Rp2.799.000

Razer memasarkan produk ini melalui Razer.com, RazerStores, dan peritel resmi. Kehadirannya memperlihatkan upaya Razer membawa pemrosesan audio yang lebih kompleks ke perangkat USB plug-and-play. Namun, konsumen tetap perlu mempertimbangkan kualitas suara nyata, kompatibilitas perangkat lunak, dan kebutuhan penggunaan, bukan hanya mengandalkan label 32-bit.