Bagustech – POCO F8 Ultra dan Redmi K90 Pro Max sering disebut sebagai “kembaran beda pasar” karena desainnya yang hampir identik. Namun keduanya sebenarnya punya orientasi yang berbeda. Redmi K90 Pro Max dirancang khusus untuk pasar Cina, sementara POCO F8 Ultra hadir sebagai versi global yang membawa fitur lebih lengkap, sertifikasi lebih luas, dan tuning performa yang lebih matang. Saat melihat lebih dekat, perbedaan keduanya ternyata cukup signifikan.
Baca Juga
- POCO Pad X1 dan M1 Hadir untuk Gamer Muda Indonesia
- Perbedaan Spesifikasi POCO Pad X1 & Xiaomi Pad 7
- POCO F8 Series Resmi Hadir Dengan Harga Dari 9 Jutaan
Perbedaan POCO F8 Ultra & Redmi K90 Pro Max
| Model | redmi K90 Pro Max | POCO F8 Ultra |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm) | Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm) |
| RAM | 12/16GB | 12/16GB |
| ROM | 256/512GB/1TB | 256/512GB |
| Baterai | 7560mAh | 6500mAh |
| Charger | 100W Kabel 50W Wireless 22.5W Reverse Wireless | 100W Kabel 50W Wireless 22.5W Reverse Wireless |
| Layar | 6.9 inch, LTPO AMOLED, 68B colors, 2560Hz PWM, 120Hz, 3500 nits (peak), 1200 x 2608 pixels | 6.9 inch, LTPO AMOLED, 68B colors, 2560Hz PWM, 120Hz, 3500 nits (peak), 1200 x 2608 pixels |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.7, 23mm (wide), OIS 50 MP, f/3.0, 115mm (periscope telephoto), (30cm – ∞), OIS, 5x optical zoom 50 MP, f/2.4, 18mm, 102˚ (ultrawide) | 50 MP, f/1.7, 23mm (wide), OIS 50 MP, f/3.0, 115mm (periscope telephoto), (30cm – ∞), OIS, 5x optical zoom 50 MP, f/2.4, 18mm, 102˚ (ultrawide) |
| Kamera Depan | 32 MP, f/2.2, 21mm (wide) | 32 MP, f/2.2, 21mm (wide) |
| Video | 8K@30fps, 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240/960fps, 720p@1920fps, gyro-EIS, HDR10+ (depan) 4K@30fps, 1080p@30/60fps (belakang) | 8K@30fps, 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240/960fps, 720p@1920fps, gyro-EIS, HDR10+ (depan) 4K@30fps, 1080p@30/60fps (belakang) |
| Koneksi | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6/7, bluetooth 5.4, USB Type-C 3.2, Display Port, OTG | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6/7, bluetooth 6.0, USB Type-C 3.2, Display Port, OTG |
| Audio | Speaker 2.1 by BOSE | Speaker 2.1 by BOSE |
| Sensor Sidik Jari | Dalam Layar | Dalam Layar |
| NFC | ada | ada |
| Dimensi | 163.3 x 77.8 x 7.9 mm | 163.3 x 77.8 x 7.9 mm |
| Berat | 218 gram | 218 gram |
| Ketahanan | IP64 | IP64 |
| Sistem Operasi | Android 16, HyperOS 3 | Android 16, HyperOS 3 |
| Warna | hitam, biru, putih | hitam, biru |
| Harga | CNY 3.999 / Rp8,6 juta (12GB/512GB) CNY 4.799 / Rp10,3 juta (16GB/512GB) CNY 5.299 / Rp11,4 juta (16GB/1TB) CNY 5.499 / Rp11,8 juta (Champion Edition x Lamborghini 16GB/1TB) | US$679 / ± Rp11,3 juta (12GB/256GB) US$729 / ± Rp12,1 juta (16GB/512GB) |
Kedua ponsel memakai bahasa desain yang hampir sama. Modul kamera, bodi, dan tata letaknya terlihat seolah berasal dari cetakan yang sama. Namun POCO F8 Ultra membawa penyempurnaan yang lebih sesuai kebutuhan pasar global, termasuk sertifikasi IP68 dan material finishing yang lebih tahan terhadap pemakaian jangka panjang. Redmi K90 Pro Max tetap tampil premium, tetapi fokusnya adalah pasar domestik dengan kebutuhan yang berbeda.

Keduanya ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5, namun POCO menambahkan VisionBoost D8 untuk mengoptimalkan frame rate, meningkatkan kualitas visual, dan menjaga stabilitas gaming di 120 FPS. Teknologi ini membuat performa F8 Ultra terasa lebih konsisten dalam sesi panjang. Redmi K90 Pro Max tetap bertenaga, tetapi tidak membawa tuning tambahan ini.

Dari sisi kapasitas, Redmi unggul dengan baterai 7560mAh, sedangkan POCO membawa 6500mAh. Meski begitu, F8 Ultra menawarkan efisiensi daya yang lebih baik berkat tuning software dan chipset pendamping VisionBoost D8. Keduanya mendukung 100W kabel, 50W wireless, dan 22.5W reverse wireless, yang membuat pengalaman isi daya tetap serupa.

Konfigurasi kameranya terlihat identik: 50MP utama, 50MP periskop 5x, 50MP ultra-wide, serta selfie 32MP. Namun tuning keduanya berbeda. POCO lebih menyesuaikan warna dan HDR untuk preferensi pasar global, menghasilkan tone yang lebih natural. Sementara Redmi mengusung karakter khas Xiaomi China yang lebih punchy dengan kontras lebih kuat.

Layar LTPO AMOLED 6,9 inci yang dipakai kedua perangkat hadir dengan standar flagship: 3500 nits peak, 120Hz adaptive, 12-bit color, dan 2560Hz PWM. Bedanya, POCO membawa sertifikasi global untuk streaming, proteksi, dan optimasi kompatibilitas jaringan lintas negara.
Sektor audio pun juga memiliki keunggulan yang sama. POCO F8 Ultra & Redmi K90 pro Max hadir dengan Sound by Bose, yang memberikan bass lebih dalam, vokal lebih bersih, serta soundstage lebih luas.
Keduanya menawarkan varian warna yang cukup berbeda
- Redmi K90 Pro Max: hitam, denim biru, putih. dan lamborghini edition
- POCO F8 Ultra: hitam, denim biru.
POCO menawarkan pilihan warna yang lebih minimalis dengan material yang sudah diuji untuk kebutuhan pasar global.
Harga: Redmi Lebih Agresif, POCO Lebih Universal
POCO F8 Ultra (Global)
- US$679 / ± Rp11,3 juta (12GB/256GB)
- US$729 / ± Rp12,1 juta (16GB/512GB)
Redmi K90 Pro Max (China)
- CNY 3.999 / ± Rp8,6 juta (12GB/512GB)
- CNY 4.799 / ± Rp10,3 juta (16GB/512GB)
- CNY 5.299 / ± Rp11,4 juta (1TB)
Perbedaan harga ini wajar karena Redmi dijual hanya di pasar China, tanpa sertifikasi global dan tanpa optimasi untuk layanan internasional. POCO hadir sebagai produk global dengan jaminan kompatibilitas lebih luas.
Secara desain, POCO F8 Ultra dan Redmi K90 Pro Max memang terlihat seperti dua perangkat yang sama. Namun ketika melihat detail, POCO membawa sejumlah keunggulan yang membuatnya lebih matang sebagai perangkat global-mulai dari audio Bose, sertifikasi IP68, tuning performa, hingga dukungan software internasional. Redmi K90 Pro Max tetap menarik untuk pemburu harga agresif, tetapi POCO F8 Ultra menawarkan paket yang lebih lengkap dan siap pakai untuk pengguna di seluruh dunia.

