BagusTech – POCO menghadirkan POCO X8 Pro sebagai penerus dari POCO X7 Pro yang sebelumnya cukup populer di segmen smartphone performa tinggi kelas menengah. Kedua perangkat ini berada di lini yang sama dan menyasar pengguna yang menginginkan performa kencang untuk gaming maupun penggunaan sehari‑hari. Meski secara konsep keduanya terlihat mirip, POCO membawa sejumlah peningkatan penting pada generasi terbaru.
POCO X8 Pro tidak hanya menawarkan pembaruan kecil. Perangkat ini membawa chipset baru, baterai lebih besar, layar yang lebih terang, serta beberapa peningkatan pada konektivitas dan fitur tambahan. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa POCO ingin menjaga reputasi seri X sebagai smartphone dengan rasio performa dan harga yang kompetitif.
Perbedaan POCO X8 Pro & X7 Pro
| Model | POCO X7 Pro | Poco X8 Pro |
| Chipset | Mediatek Dimensity 8400 Ultra (4 nm) | Mediatek Dimensity 8500 Ultra (4 nm) |
| RAM | 8/12GB | 8/12GB |
| ROM | 256/512GB | 256/512GB UFS 4.1 |
| Baterai | 6000 mAh | 6500 mAh |
| Charger | 90W wired | 100W Kabel 27W Kabel Berbalik |
| Layar | 6.67 inch, AMOLED, 68B colors, 120Hz, HDR10+, Dolby Vision, 3200 nits (peak) | 6.59 inch, AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak) 1268 x 2756 pixels Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5 |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.5, wide, OIS 8 MP, f/2.2, ultrawide | 50 MP, f/1.5, 26mm (wide) OIS 8 MP, f/2.2, 15mm (ultrawide) |
| Kamera Depan | 20 MP, f/2.2, wide | 20 MP, f/2.2, (wide) |
| Video | 4K@24/30/60fps, 1080p@30/60/120/240/960fps (belakang) 1080p@30fps (depan) | 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240/960fps, gyro-EIS, HDR10+ (belakang) 1080p@30/60fps (depan) |
| Koneksi | Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, USB Type-C 2.0, OTG | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, bluetooth 6.0, USB Type-C 2.0, OTG |
| Audio | Dual Speaker | Dual Speaker |
| Sensor Sidik Jari | Fingerprint | Dalam Layar |
| NFC | Ada | Ada |
| Dimensi | 160.8 x 75.2 x 8.3 mm | 157.5 x 75.2 x 8.4 mm |
| Berat | 195 g or 198 g | 201.5 gram |
| Ketahanan | IP68 dust/water resistant | IP68/IP69K |
| Sistem Operasi | Android 15, HyperOS 2 | Android 16, HyperOS 3 |
| Warna | Black/Yellow, White, Green, Red (Iron Man Edition) | Putih, HItam, Hijau |
| Harga | Rp4.999.000 (12/512) Rp5.499.000 (12/512) Iron Man Edition | Rp 4.999.000 (8GB + 256GB) Rp 5.399.000 (8GB + 512GB) Rp 5.799.000 (12GB + 512GB) Rp 5.999.000 (12GB + 512GB) Iron Man Edition |
Chipset Baru dengan Performa Lebih Tinggi
Perbedaan paling jelas antara POCO X7 Pro dan POCO X8 Pro terletak pada sektor chipset. POCO X7 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 8400 Ultra yang diproduksi dengan fabrikasi 4 nm. Chipset ini sudah dikenal cukup kuat di kelas menengah dan mampu menjalankan game berat dengan stabil.
Pada generasi terbaru, POCO menggantinya dengan MediaTek Dimensity 8500 Ultra yang juga menggunakan proses fabrikasi 4 nm. Chipset ini menawarkan peningkatan performa CPU dan GPU dibanding pendahulunya. Dengan peningkatan tersebut, POCO X8 Pro mampu menjalankan aplikasi berat dan game dengan frame rate yang lebih stabil.
Selain chipset, POCO juga tetap mempertahankan konfigurasi memori yang sama pada kedua generasi. POCO menyediakan RAM 8GB dan 12GB dengan penyimpanan internal hingga 512GB. Namun pada POCO X8 Pro, penyimpanan sudah menggunakan standar UFS 4.1 yang menawarkan kecepatan baca dan tulis lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.

Kapasitas Baterai Lebih Besar
POCO juga meningkatkan kapasitas baterai pada generasi terbaru. POCO X7 Pro membawa baterai 6000 mAh yang sudah tergolong besar untuk kelasnya. Kapasitas ini mampu mendukung penggunaan sehari penuh bahkan untuk aktivitas berat seperti gaming dan streaming.
POCO X8 Pro meningkatkan kapasitas tersebut menjadi 6500 mAh. Peningkatan ini memberi daya tahan yang lebih panjang, terutama bagi pengguna yang sering memainkan game atau menggunakan smartphone dalam waktu lama.
Selain kapasitas baterai yang lebih besar, POCO juga meningkatkan teknologi pengisian daya. POCO X7 Pro mendukung fast charging 90W, sedangkan POCO X8 Pro sudah menggunakan teknologi 100W fast charging. POCO juga menambahkan fitur reverse charging 27W pada generasi terbaru.

Layar Lebih Cerah dan Lebih Modern
Kedua perangkat sama‑sama menggunakan panel AMOLED dengan refresh rate 120Hz. Namun POCO membawa beberapa peningkatan pada layar POCO X8 Pro.
POCO X7 Pro menggunakan layar 6,67 inci AMOLED dengan dukungan HDR10+ dan Dolby Vision. Layar ini memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3200 nits.
Sementara itu, POCO X8 Pro menggunakan layar AMOLED 6,59 inci yang lebih modern dengan dukungan PWM dimming 3840Hz. Teknologi ini membantu mengurangi kelelahan mata saat perangkat digunakan dalam waktu lama.
POCO juga meningkatkan tingkat kecerahan layar hingga 3500 nits pada POCO X8 Pro. Peningkatan ini membuat layar lebih mudah terlihat ketika digunakan di luar ruangan.
Sistem Operasi dan Software Lebih Baru
POCO X7 Pro awalnya menjalankan Android 15 dengan HyperOS 2. Sistem operasi ini membawa berbagai peningkatan performa dan integrasi ekosistem Xiaomi. Namun perangkat tersebut juga dijadwalkan menerima pembaruan ke HyperOS 3 sehingga secara software kedua perangkat nantinya akan berada pada generasi sistem yang sama.
POCO X8 Pro hadir langsung dengan sistem yang lebih baru, yaitu Android 16 berbasis HyperOS 3. Versi terbaru ini membawa peningkatan pada efisiensi sistem, optimasi performa, serta integrasi fitur AI yang lebih luas.
Dengan kondisi tersebut, keunggulan software POCO X8 Pro lebih terletak pada fakta bahwa perangkat ini langsung menggunakan HyperOS 3 sejak awal, sementara POCO X7 Pro mendapatkannya melalui pembaruan sistem.
Konektivitas dan Fitur Tambahan
POCO juga meningkatkan beberapa fitur konektivitas pada generasi terbaru. POCO X7 Pro menggunakan Wi‑Fi 6 dan Bluetooth 5.4. Konfigurasi ini sudah cukup modern untuk penggunaan sehari‑hari.
Pada POCO X8 Pro, POCO meningkatkan konektivitas dengan menghadirkan Bluetooth 6.0. Peningkatan ini memberikan koneksi yang lebih stabil dan efisien terutama untuk perangkat audio nirkabel.
POCO juga mengubah posisi sensor sidik jari. POCO X7 Pro menggunakan sensor sidik jari konvensional, sedangkan POCO X8 Pro sudah menggunakan sensor sidik jari di dalam layar.
Dari sisi ketahanan, kedua perangkat sama‑sama memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Namun POCO X8 Pro menambahkan dukungan IP69K yang membuat perangkat lebih tahan terhadap tekanan air.
Harga Masih Kompetitif
Meski membawa sejumlah peningkatan, POCO tetap menjaga harga agar tidak melonjak jauh. POCO X7 Pro sebelumnya dijual dengan harga Rp4.999.000 untuk varian 12GB dan 512GB. Varian Iron Man Edition dijual dengan harga Rp5.499.000.
Pada generasi terbaru, POCO X8 Pro dijual mulai Rp4.999.000 untuk varian 8GB dan 256GB. Varian dengan kapasitas lebih besar dijual Rp5.399.000 untuk 8GB dan 512GB, serta Rp5.799.000 untuk 12GB dan 512GB. POCO juga menghadirkan Iron Man Edition dengan harga Rp5.999.000.
Strategi harga ini membuat POCO X8 Pro tetap berada di kisaran harga yang tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya meskipun membawa peningkatan spesifikasi.
POCO X8 Pro membawa sejumlah peningkatan penting dibanding POCO X7 Pro. Perangkat ini hadir dengan chipset baru Dimensity 8500 Ultra, baterai yang lebih besar, teknologi pengisian daya lebih cepat, serta layar yang lebih terang dan modern.
POCO juga memperbarui sistem operasi, konektivitas, serta beberapa fitur tambahan seperti sensor sidik jari di dalam layar. Dengan peningkatan tersebut, POCO X8 Pro menawarkan pengalaman yang lebih lengkap dibanding generasi sebelumnya.
Dengan harga yang masih berada di kisaran Rp4 hingga Rp5 jutaan, POCO X8 Pro tetap mempertahankan identitas seri X sebagai smartphone performa tinggi dengan harga yang kompetitif di pasar Indonesia.

