BagusTech – OPPO Indonesia resmi membuka OPPO Flagship Store Gandaria City pada 15 Desember 2025. Kehadiran flagship store ini menandai langkah OPPO dalam memperluas makna toko fisik di tengah perubahan perilaku konsumen urban. OPPO tidak lagi memosisikan toko hanya sebagai tempat membeli perangkat, tetapi sebagai ruang publik yang mendorong interaksi, eksplorasi teknologi, dan aktivitas sosial.
Di tengah dominasi kanal digital, OPPO melihat kebutuhan konsumen akan ruang fisik yang relevan dengan gaya hidup sehari-hari. Gandaria City dipilih karena merepresentasikan pusat aktivitas masyarakat urban Jakarta, terutama generasi muda yang menjadikan mal sebagai tempat berkumpul, bekerja, dan menghabiskan waktu luang.
Baca Juga
- OPPO Apex Guard Bawa Standar Baru Ketahanan & Performa
- OPPO Run 2025 Sukses Digelar di Bali
- Fitur Unggulan OPPO Find X9 Pro, Tele 200MP & AI Sinematik
Konsep Unik OPPO Flagship Store Gandaria City
OPPO merancang flagship store ini dengan konsep Technology & Humanity. Desain ruang terbuka, area lounge, co-working space, serta kehadiran Finders Café menjadi elemen utama yang membedakan toko ini dari gerai ritel konvensional. Pengunjung dapat datang untuk duduk, bekerja singkat, atau sekadar menikmati kopi sambil mencoba perangkat OPPO.


Patrick Owen, Vice President OPPO Indonesia, menegaskan bahwa OPPO ingin menghadirkan teknologi yang terasa dekat dan relevan. OPPO menempatkan pengalaman pengunjung sebagai fokus utama, bukan sekadar etalase produk. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan konsumen yang menginginkan kenyamanan dan kebebasan saat berada di ruang ritel.

Salah satu daya tarik utama di OPPO Flagship Store Gandaria City adalah kehadiran humanoid robot sebagai pemandu interaktif. Robot ini memiliki 43 degrees of freedom yang memungkinkan gerakan presisi dan responsif. Robot tersebut menyampaikan informasi produk, berinteraksi dengan pengunjung, hingga menampilkan tarian yang dapat dikendalikan langsung melalui perangkat OPPO.

OPPO memanfaatkan teknologi ini untuk menyederhanakan cara konsumen mengenal produk. Interaksi berlangsung secara langsung dan menyenangkan, sehingga pengunjung dari berbagai latar belakang dapat memahami teknologi OPPO tanpa pendekatan yang kaku.

Selain robot, OPPO menghadirkan fasilitas 3D printing yang memberi kesempatan bagi pengunjung untuk membuat aksesori ponsel sesuai karakter masing-masing. Pengunjung dapat memilih desain, menambahkan nama, dan menyaksikan proses pencetakan secara langsung di dalam store.
Fasilitas ini menegaskan arah OPPO dalam menghadirkan pengalaman ritel yang partisipatif. Konsumen tidak hanya melihat produk, tetapi ikut terlibat dalam proses kreatif yang bersifat personal.
Melokal & Muda
OPPO mengintegrasikan elemen budaya lokal ke dalam desain interior flagship store. Anyaman rotan, elemen tanaman hijau, serta area Jakarta Green Wall menghadirkan suasana hangat di tengah konsep modern. OPPO ingin menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat berjalan seiring dengan identitas lokal.




Sebagai bagian dari pembukaan flagship store, OPPO menghadirkan karakter ikonik Ollie dalam ukuran besar. Kehadiran Ollie memperkuat pendekatan visual yang ceria dan mudah diterima generasi muda. Area ini juga menjadi salah satu titik interaksi dan foto bagi pengunjung.
Melalui OPPO Flagship Store Gandaria City, OPPO menunjukkan strategi ritel yang menitikberatkan pada pengalaman dan keterlibatan konsumen. Di tengah persaingan industri smartphone yang semakin ketat, OPPO memilih membangun kedekatan melalui ruang fisik yang relevan dengan gaya hidup urban. Langkah ini memperlihatkan arah baru retail, di mana toko hadir sebagai ruang sosial sekaligus sarana eksplorasi teknologi.

