BagusTech – nubia memulai tahun 2026 dengan menegaskan arah strategi bisnisnya di pasar smartphone gaming Indonesia. Melalui acara nubia New Year Gathering yang digelar di Jakarta pada 29 Januari 2026, nubia menyatakan komitmennya untuk mendorong apa yang mereka sebut sebagai Pro-Level Gaming Era, sebuah pendekatan yang menempatkan ekosistem dan pengalaman bermain nyata sebagai prioritas utama.

Baca Juga
- nubia Siapkan Flagship Gaming untuk Indonesia, redmagic 10 ?
- Menilik Fitur Unggulan HP Gaming Budget Nubia Neo 3 GT 5G
- nubia V80 Max dan A76 5G Resmi Dijual, Mulai Rp1,8 Juta
Dalam pemaparannya, nubia menegaskan bahwa pengalaman gaming modern tidak lagi ditentukan oleh spesifikasi teknis semata. Perusahaan menilai, performa pro-level lahir dari kombinasi strategi bermain, stabilitas perangkat, serta dukungan ekosistem yang kuat, mulai dari pengembang game, tim esports, operator jaringan, hingga komunitas gamer.

Country Manager ZTE Indonesia Mobile Devices, Zhuang Yongke, menyatakan bahwa nubia tidak ingin hanya berlomba menghadirkan angka performa tertinggi di atas kertas. Menurutnya, fokus utama nubia adalah memastikan performa tersebut benar-benar terasa dan dapat diandalkan dalam penggunaan sehari-hari, terutama untuk sesi bermain yang panjang dan kompetitif.

Sebagai penguat klaim tersebut, nubia menyoroti capaian penjualan REDMAGIC 11 Pro. Berdasarkan data internal perusahaan, penjualan perangkat tersebut meningkat hingga 628 persen dibandingkan generasi sebelumnya pada hari pertama pre-order. nubia menilai capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan gamer terhadap pendekatan performa dan rekayasa produk yang mereka terapkan.
Di sisi ekosistem, nubia mengumumkan kelanjutan dan penguatan kolaborasi strategis dengan sejumlah mitra industri. Perusahaan bekerja sama dengan tim esports Geek Fam untuk memperkuat keterlibatan di ranah kompetitif, menggandeng pengembang game seperti Garena guna memastikan optimalisasi performa perangkat sesuai kebutuhan di dalam game, serta menjalin kolaborasi dengan operator Smartfren dan AXIS untuk menghadirkan konektivitas yang lebih stabil bagi gamer.


nubia menyatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dari strategi 2026, karena pengalaman gaming mobile tidak hanya bergantung pada perangkat, tetapi juga pada kualitas jaringan dan optimisasi perangkat lunak. Melalui pendekatan ini, nubia menargetkan standar performa profesional dapat dinikmati oleh pengguna yang lebih luas.
Dari sisi produk, nubia menegaskan filosofi desain yang menitikberatkan pada stabilitas dan kenyamanan. Perusahaan menyebutkan penggunaan sistem pendinginan, optimalisasi performa jangka panjang, serta desain bodi datar tanpa tonjolan kamera sebagai upaya menjaga fokus dan ergonomi saat bermain.
Selain memaparkan strategi, nubia juga mengonfirmasi tengah menyiapkan smartphone gaming terbaru yang akan diperkenalkan pada 2026. Meski belum mengungkap detail spesifikasi, nubia menyebut perangkat tersebut akan membawa pendekatan baru dalam hal performa dan desain, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di segmen smartphone gaming.
Dengan strategi yang berfokus pada ekosistem dan pengalaman nyata, nubia menargetkan 2026 sebagai tahun penguatan posisi di pasar gaming mobile Indonesia. Pembuktian selanjutnya akan bergantung pada konsistensi performa produk dan relevansi kolaborasi yang dijanjikan terhadap kebutuhan gamer di lapangan.

