BagusTech – Netflix memperluas komitmennya terhadap konten Indonesia dengan menggarap tiga novel populer karya Dee Lestari menjadi serial original. Tiga judul yang diangkat-Rapijali, Perahu Kertas, dan Aroma Karsa-menjadi bagian dari langkah strategis Netflix untuk menghadirkan cerita lokal ke audiens global. Pengumuman ini berlangsung dalam sesi Netflix Creative Asia SEA di Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) pada 2 Desember 2025.
Baca Juga
- Netflix Hadirkan Lupa Daratan: Komedi Segar Karya Ernest & Vino
- ONE PIECE Live Action Season 2 Siap Tayang 10 Maret 2026
- Netflix dan APROFI Perkuat Standar Industri Film Indonesia
Judul Novel Dewi Dee Lestari Yang Diadaptasi Netflix Jadi Series

Dee Lestari menyambut proyek ini dengan penuh antusias. Ia menyampaikan bahwa setiap novel memiliki perjalanan panjang bersama pembacanya, sehingga melihatnya dialihkan ke layar menjadi pencapaian tersendiri. Netflix lalu merangkul tiga studio besar untuk memastikan kualitas produksinya tetap kuat dan konsisten:
- Starvision untuk Rapijali
- Visinema untuk Perahu Kertas
- Screenplay Films bersama Forka Films untuk Aroma Karsa
Kolaborasi ini memberi ruang bagi sineas lokal untuk bekerja dengan standar produksi global, sekaligus memperlihatkan keyakinan Netflix terhadap kekuatan cerita Indonesia.
Setiap novel menawarkan karakter dan dunia yang berbeda. Rapijali menghadirkan energi remaja dan drama musikal yang dekat dengan keseharian penontonnya. Perahu Kertas membawa romansa yang hangat dengan perjalanan para tokohnya menemukan jati diri. Sementara Aroma Karsa menawarkan dunia fantasi yang padat, penuh misteri, dan kaya detail sensorik-sebuah tantangan yang membuka peluang besar dalam adaptasi visual.
Dua Sutradara Perempuan Memimpin Proyek Utama


Netflix menunjuk dua sutradara perempuan yang telah membuktikan kapasitasnya di industri film Indonesia. Kamila Andini memimpin adaptasi Aroma Karsa dan membawa gaya visual yang kuat serta karakter puitis yang menjadi cirinya. Ia menyebut novel ini memberi inspirasi besar sejak pertama kali ia baca.
Di sisi lain, Sabrina Rochelle Kalangie memegang kendali untuk Rapijali. Setelah sukses meraih Piala Citra 2025, ia melihat Rapijali sebagai proyek yang memberinya ruang eksplorasi kreatif berkat perpaduan musik dan perjalanan tumbuh dewasa pada tokohnya.
Saat ini, Rapijali sudah memasuki tahap produksi. Sementara Perahu Kertas dan Aroma Karsa masih berada di tahap pengembangan kreatif. Ketiga judul ini bersiap menghadirkan pengalaman baru bagi audiens, baik penggemar lama Dee Lestari maupun penonton baru yang ingin mengenal karya-karyanya.
Adaptasi ini tidak hanya memperluas jangkauan cerita Dee, tetapi juga membuka kesempatan bagi karya sastra Indonesia untuk tampil lebih menonjol di kancah internasional. Dengan kombinasi Netflix, rumah produksi besar, dan para sutradara berpengalaman, proyek ini berpotensi menjadi salah satu adaptasi lokal paling berpengaruh dalam beberapa tahun mendatang.

