BagusTech – Jabra resmi merilis seri Jabra Evolve3 dan menghadirkan solusi ruang rapat berbasis video melalui PanaCast 55 di Indonesia. Kedua perangkat ini menyasar kebutuhan kerja hybrid yang terus berkembang, dengan fokus pada peningkatan kualitas komunikasi, kemudahan penggunaan, dan integrasi lintas platform.
Peluncuran ini menegaskan strategi Jabra untuk memperkuat ekosistem kolaborasi kerja, tidak hanya di level individu melalui headset, tetapi juga di ruang meeting melalui sistem video conference berbasis AI.
Baca Juga
- Perbedaan Jabra PanaCast 40 VBS dan PanaCast 50 VBS
- Fitur Unggulan Jabra PanaCast 40 VBS, Video Bar Ruang Kecil
- Jabra Resmi Perkenalkan Headset Lipat Evolve2
Jabra Evolve3 Dorong Standar Baru Headset Kerja
Jabra menghadirkan Evolve3 dalam dua varian, yakni Evolve3 85 dan Evolve3 75, dengan pendekatan desain tanpa boom mic. Jabra mengganti peran mikrofon fisik dengan teknologi berbasis AI melalui Jabra ClearVoice, yang memanfaatkan deep learning untuk memisahkan suara pengguna dari kebisingan latar.

Langkah ini menjadi perubahan signifikan di segmen headset profesional. Selama ini, perangkat kerja identik dengan mikrofon eksternal untuk menjaga kejernihan suara. Jabra mencoba menghilangkan ketergantungan tersebut tanpa mengorbankan kualitas.

Selain itu, Jabra menyematkan Adaptive Active Noise Cancellation (ANC) yang bekerja secara otomatis menyesuaikan kondisi lingkungan. Pengguna tidak perlu melakukan pengaturan manual untuk mendapatkan pengalaman audio optimal, baik saat bekerja di kantor terbuka, rumah, maupun saat bepergian.

Fitur Spatial Sound turut memperkuat pengalaman audio dengan menghadirkan suara yang lebih natural. Jabra tidak hanya menargetkan kebutuhan rapat daring, tetapi juga konsumsi multimedia, sehingga perangkat tetap relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Segmentasi Evolve3 85 dan Evolve3 75
Jabra membedakan kedua varian berdasarkan skenario penggunaan. Evolve3 85 hadir dengan desain over-ear yang menutup telinga sepenuhnya. Model ini menargetkan pengguna yang membutuhkan fokus tinggi di lingkungan bising, dengan daya tahan baterai hingga 25 jam untuk panggilan dan 120 jam untuk pemutaran audio.


Sementara itu, Evolve3 75 menggunakan desain on-ear yang lebih ringan, dengan bobot sekitar 180 gram. Model ini cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi yang tetap membutuhkan kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Baterainya mampu bertahan hingga 22 jam untuk panggilan dan 110 jam untuk audio.
Keduanya sudah mendukung Bluetooth 5.3, multipoint connection, fast charging, serta kompatibilitas dengan platform komunikasi seperti Microsoft Teams, Zoom, dan Google Meet.
PanaCast 55 Perkuat Solusi Ruang Rapat
Di sisi ruang rapat, Jabra menghadirkan PanaCast 55 sebagai bagian dari PanaCast Room Kit, solusi video conference berbasis plug-and-play. Sistem ini menyasar ruang meeting ukuran menengah hingga besar dengan instalasi yang cepat dan minim konfigurasi.

Jabra menggabungkan video bar, speaker mic, dan kamera tambahan dalam satu sistem terintegrasi. PanaCast 55 menggunakan konfigurasi multi-camera dengan sudut pandang hingga 180 derajat, sehingga mampu menangkap seluruh peserta rapat dalam satu frame.
Teknologi AI menjadi pembeda utama. Fitur seperti Virtual Director mampu melacak pembicara secara otomatis dan menyesuaikan framing secara real-time. Sistem ini menjaga pengalaman rapat tetap setara bagi peserta di dalam ruangan maupun yang bergabung secara remote.

Dari sisi audio, perangkat ini menggunakan 8 mikrofon beamforming dan 4 speaker, dengan cakupan hingga 11 meter jika menggunakan SpeakerMic tambahan. Kombinasi ini memastikan suara tetap jelas di seluruh area ruangan.
Jabra menjadikan AI sebagai fondasi utama di kedua lini produk ini. Pada headset, AI meningkatkan kejernihan suara dan akurasi penangkapan. Pada sistem video, AI mengatur kamera dan pengalaman visual rapat.



Pendekatan ini mengikuti tren penggunaan voice interaction yang terus meningkat. Perangkat kerja kini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sistem yang mampu beradaptasi dengan pola kerja pengguna.
Country Manager Enterprise Jabra Indonesia, Louis Sudarso, mengatakan bahwa kebutuhan teknologi kolaborasi terus berkembang seiring dengan meningkatnya adopsi kerja hybrid.
Ia menegaskan bahwa Jabra merancang Evolve3 dan PanaCast Room Kit untuk mendukung komunikasi yang lebih fleksibel, produktif, dan inklusif di berbagai skenario kerja.
Harga dan Ketersediaan
Jabra memasarkan Evolve3 85 dengan harga Rp12.440.880, sementara Evolve3 75 dijual Rp9.304.020. Untuk solusi ruang rapat, PanaCast Room Kit dijadwalkan tersedia di Indonesia pada kuartal kedua 2026.
Jabra mempertegas posisinya di pasar enterprise melalui peluncuran Evolve3 dan PanaCast 55. Perusahaan tidak hanya menghadirkan perangkat, tetapi membangun ekosistem kolaborasi berbasis AI yang menyasar kebutuhan kerja hybrid secara menyeluruh.
Langkah ini menunjukkan bahwa persaingan di pasar perangkat kerja tidak lagi bertumpu pada hardware semata, tetapi pada kemampuan menghadirkan pengalaman komunikasi yang konsisten, fleksibel, dan terintegrasi.

