Editorial Topic
Tech & AI

City Vision Resmikan Billboard 3D 8K di Thamrin

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • City Vision meresmikan Iconic Thamrin di kawasan Thamrin, Jakarta.
  • Billboard ini memakai teknologi 3D anamorphic dan mendukung resolusi hingga 8K.
  • City Vision menyasar brand yang ingin tampil lebih imersif di ruang publik premium.
  • Thamrin dipilih karena menjadi koridor bisnis, transportasi, dan gaya hidup dengan mobilitas tinggi.
  • City Vision belum merinci ukuran layar, brightness, pixel pitch, dan konsumsi daya.
  • City Vision Resmikan Billboard 3D 8K di Thamrin

City Vision resmi meluncurkan Iconic Thamrin, billboard digital berformat besar dengan teknologi 3D anamorphic dan dukungan resolusi hingga 8K di kawasan Thamrin, Jakarta. Peluncuran ini berlangsung pada 26 Juni 2026 dan menandai langkah baru City Vision dalam memperkuat bisnis media luar ruang digital atau digital out-of-home di pusat ibu kota.

Iconic Thamrin hadir di salah satu koridor paling strategis Jakarta. Kawasan ini menjadi pusat aktivitas bisnis, komersial, transportasi, dan gaya hidup. City Vision memosisikan layar ini bukan sekadar papan iklan digital, melainkan platform visual urban yang menyatu dengan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Co-Founder & Co-CEO City Vision, Meyrick Sumantri, mengatakan media luar ruang kini memiliki peran lebih besar dari sekadar medium komunikasi. “Melalui Iconic Thamrin, kami ingin menghadirkan sebuah platform yang menyatu dengan ritme kota,” ujar Meyrick dalam siaran pers.

Mengusung 3D Anamorphic dan Resolusi 8K

Teknologi utama Iconic Thamrin terletak pada 3D anamorphic. Teknologi ini membuat konten dua dimensi terlihat memiliki efek kedalaman dari sudut pandang tertentu. Objek visual bisa tampak lebih hidup, lebih dinamis, dan seolah keluar dari layar.

Dukungan resolusi hingga 8K juga menjadi nilai jual penting. Pada layar luar ruang berukuran besar, resolusi tinggi membantu menjaga ketajaman gambar, detail visual, dan akurasi warna. Kombinasi ini membuat billboard digital lebih cocok untuk konten kreatif berdampak tinggi, terutama kampanye brand yang membutuhkan perhatian cepat di ruang publik.

Co-Founder & Co-CEO City Vision, Juliana Kumala, mengatakan teknologi 3D anamorphic memungkinkan brand menghadirkan konten yang terasa lebih hidup dan mudah menarik perhatian audiens. Menurutnya, perpaduan visual 3D dan kualitas tampilan 8K dapat membuat pesan brand lebih terlihat dan lebih mudah diingat.

Thamrin Jadi Titik Strategis DOOH

Pemilihan Thamrin memperkuat posisi Iconic Thamrin sebagai media premium. Kawasan ini dilalui pekerja, pebisnis, wisatawan, pengguna transportasi umum, dan komunitas urban. MRT Jakarta mencatat rata-rata 130.533 pelanggan per hari pada September 2025. Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menyumbang 10,44 persen dari total ridership MRT pada periode tersebut, menjadikannya salah satu titik dengan arus mobilitas tinggi.

Bagi pengiklan, lokasi seperti Thamrin menawarkan kombinasi visibilitas, prestise, dan konteks urban. Karena itu, layar DOOH di titik seperti ini tidak hanya berfungsi sebagai media iklan, tetapi juga sebagai penanda visual kawasan.

City Vision juga sudah lama mengembangkan aset media luar ruang berbasis digital. Situs resmi perusahaan menampilkan lini media seperti roadside, transit railway, buses, halte BRT dan non-BRT, digital-programmatic, hingga experiential. City Vision juga menempatkan measurability dan data sebagai bagian dari keahliannya.

AdvertisementIn-Article Banner

Meski membawa klaim teknologi tinggi, City Vision belum merinci beberapa spesifikasi penting Iconic Thamrin. Informasi seperti ukuran layar, tingkat kecerahan, pixel pitch, refresh rate, konsumsi daya, dan standar keamanan visual belum dijelaskan dalam siaran pers.

Detail ini penting karena billboard digital skala besar beroperasi di ruang publik. Selain harus menarik secara visual, layar seperti ini juga perlu memperhatikan kenyamanan pejalan kaki, keselamatan pengendara, dan tata visual kota.

Wajah Baru Media Luar Ruang Jakarta

Iconic Thamrin menunjukkan arah baru industri iklan luar ruang di Jakarta. Billboard kini tidak lagi berhenti sebagai media promosi statis. Dengan 3D anamorphic dan resolusi 8K, media luar ruang mulai berubah menjadi panggung visual digital yang dapat membentuk pengalaman kota.

Tantangannya jelas: teknologi visual harus tampil kreatif tanpa mengganggu ruang publik. Jika dikelola dengan tepat, Iconic Thamrin bisa menjadi contoh bagaimana iklan, teknologi, dan identitas kota bergerak dalam satu layar besar di jantung Jakarta.