BagusTech – Nvidia baru saja mengumumkan perkembangan baru dalam teknologi kecerdasan buatan (AI), CorrDiff yang mampu mendeteksi dan melacak taifun dengan sangat efisien.
Teknologi ini bisa mengubah cara kita memprediksi cuaca ekstrem dan menghemat energi.
Baca Juga
- Ulasan Singkat ASUS ZenBook Pro 14 OLED (UX6404)
- Nvidia Rilis RTX 40 Super Dengan Performa Lebih Tinggi
- ASUS ExpertBook B6 Flip Hadir Dengan GPU Quadro
Peramal cuaca di Taiwan sangat terkesan ketika melihat simulasi taifun yang diciptakan oleh komputer dengan waktu dan energi yang jauh lebih sedikit dibandingkan metode tradisional.
Inovasi ini menunjukkan bagaimana AI generatif dapat meningkatkan kinerja dan mengurangi biaya.
Nvidia memperkenalkan CorrDiff, model AI generatif yang merupakan bagian dari layanan dan perangkat lunak NVIDIA Earth-2.

CorrDiff menggunakan model difusi yang biasa digunakan dalam layanan teks-ke-gambar, untuk menyelesaikan model atmosfer dari 25 kilometer menjadi dua kilometer dengan kecepatan 1.000 kali lebih cepat dan menggunakan energi 3.000 kali lebih sedikit.
CorrDiff bekerja sangat baik pada platform AI Nvidia. Meski model ini perlu dilatih ulang setiap tahun dan menggunakan kelompok statistik dari seribu ramalan untuk meningkatkan akurasi, hasilnya tetap luar biasa.
Dibandingkan metode tradisional, CorrDiff mampu mengurangi biaya hingga 50 kali lipat dan penggunaan energi hingga 25 kali lipat per tahun.
Dengan CorrDiff, pekerjaan yang dulunya memerlukan hampir $3 juta untuk klaster CPU kini bisa dilakukan hanya dengan sekitar $60.000 menggunakan satu sistem dengan GPU NVIDIA H100 Tensor Core.
Pengurangan ini menunjukkan bagaimana AI generatif dan komputasi terakselerasi bisa menghemat energi dan biaya.
Teknologi ini juga membantu peramal cuaca memprediksi dengan lebih tepat di mana taifun akan mendarat, yang bisa menyelamatkan banyak nyawa.
“Model AI CorrDiff dari NVIDIA memungkinkan Taiwan untuk lebih siap menghadapi taifun,” kata Hongey Chen, direktur Pusat Sains dan Teknologi Nasional Taiwan untuk Pengurangan Bencana.
Peramal cuaca di Taiwan bisa menghemat hampir satu gigawatt-jam per tahun dengan menggunakan CorrDiff.
Penghematan energi ini bisa semakin besar jika hampir 200 pusat data cuaca di seluruh dunia mengadopsi teknologi ini.
Perusahaan yang menjual ramalan cuaca juga mulai menggunakan CorrDiff karena kecepatan dan penghematannya.
NVIDIA Earth-2 membawa kemampuan ini ke skala global. Teknologi ini menggabungkan AI, simulasi fisik, dan data observasi untuk membantu negara dan perusahaan merespons masalah global seperti perubahan iklim.
Ini diharapkan bisa mengurangi dampak perubahan iklim yang diperkirakan akan menyebabkan satu juta kematian dan kerugian sebesar $1,7 triliun per tahun pada tahun 2050.
Komputasi terakselerasi dan AI generatif membawa efisiensi energi dan kinerja ke tingkat yang baru.
Dengan inovasi ini, Nvidia tidak hanya menciptakan alat untuk melacak taifun, tetapi juga membuka jalan untuk efisiensi energi yang lebih besar dan pemahaman yang lebih baik tentang perubahan iklim di masa depan.

