bagustech.media – Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi telah menjadi faktor penentu dalam pengambilan keputusan pemilihan akomodasi wisata di Indonesia.
Hasil riset terbaru dari SiteMinder, platform penjualan hotel global terdepan, mengungkapkan dampak signifikan teknologi dalam memengaruhi preferensi dan perilaku wisatawan Indonesia.
Menurut riset SiteMinder, wisatawan Indonesia semakin terbuka terhadap adopsi teknologi dalam perencanaan perjalanan mereka terutama pemilihan akomodasi pariwisata.
Baca Juga
- Samsung Indonesia Siap Hadirkan Galaxy Tab S9 FE & Buds FE
- Samsung Galaxy S23 FE Dipastikan Hadir di Indonesia 10 Oktober
- Spesifikasi & Harga Marshall Middleton
Hal ini diungkapkan dalam laporan hasil penelitian mereka yang bertajuk “SiteMinder’s Changing Traveller Report 2023“, ada temuan menarik mengenai pengaruh teknologi terhadap prilaku wisatawan lokal mencari tempat atau akomodasi wisata.
Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu fokus utama, dengan 83% wisatawan Indonesia menyatakan keterbukaan mereka untuk menggunakan AI dalam menghasilkan rekomendasi akomodasi.
Ini mencerminkan permintaan yang tinggi untuk pengalaman yang disesuaikan dan personal.
Media sosial juga memainkan peran penting dalam pemilihan akomodasi.
Riset SiteMinder menemukan bahwa 97% wisatawan Indonesia mengatakan bahwa media sosial memengaruhi cara mereka menemukan akomodasi.
Angka ini adalah yang tertinggi dibandingkan dengan negara-negara lain yang disurvei.
Dengan media sosial sebagai sumber inspirasi, wisatawan Indonesia sering kali mencari rekomendasi dan ulasan dari rekan sejawat mereka sebelum membuat keputusan akomodasi.
Sementara itu, 88% wisatawan Indonesia menyatakan bahwa mereka lebih suka memesan akomodasi mereka secara online.
Namun, penting untuk dicatat bahwa lebih dari setengah dari mereka telah menghentikan proses pemesanan karena pengalaman yang buruk.
Faktor seperti proses yang rumit dan lamanya waktu pemuatan situs web menjadi kendala utama dalam pengambilan keputusan akomodasi.
Selain dari segi teknologi, riset SiteMinder juga mengidentifikasi perubahan dalam preferensi wisatawan Indonesia.
Hampir dua pertiga wisatawan (65%) mengungkapkan niat untuk bepergian lebih banyak, menunjukkan antusiasme tinggi untuk menjelajahi lebih banyak destinasi.
Selain itu, 1 dari 2 wisatawan menyatakan bahwa akomodasi yang mereka pilih harus memiliki ruang untuk keluarga dan teman, menekankan pentingnya pengalaman bersama dalam perjalanan.
Temuan paling mencolok adalah peningkatan jumlah wisatawan yang berencana untuk bepergian internasional saja, yang telah meningkat lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya, mencapai 25% tahun ini.
Meskipun tantangan pandemi COVID-19 telah mengguncang industri pariwisata global, minat untuk bepergian internasional tetap tinggi di antara wisatawan Indonesia.
Riset SiteMinder menegaskan bahwa teknologi telah memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan pemilihan akomodasi bagi wisatawan Indonesia.
Adopsi teknologi yang lebih tinggi, pengaruh media sosial, dan preferensi perjalanan yang berubah adalah faktor-faktor yang telah mempengaruhi cara wisatawan memilih akomodasi mereka.
Untuk tetap bersaing dalam industri pariwisata yang terus berkembang, penyedia akomodasi dan pemangku kepentingan harus memahami peran teknologi yang semakin penting dalam memenuhi kebutuhan dan ekspektasi wisatawan masa kini.


Xendit Dorong Peran Perempuan Dalam Industri Fintech - BagusTech
Oktober 4, 2023[…] SiteMinder Ungkap Peran Teknologi Untuk Akomodasi Pariwisata […]