BagusTech – Realme telah memperkenalkan konsep menarik dalam dunia fotografi mobile dengan menghadirkan smartphone yang mendukung detachable lens atau lensa yang dapat dilepas dan diganti yang memiliki cara kerja mirip mirrorless.
Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mengganti lensa layaknya kamera DSLR atau mirrorless, memberikan fleksibilitas lebih dalam pengalaman fotografi smartphone.
Namun, bagaimana sebenarnya cara kerja teknologi ini?
Baca Juga
- Inilah Fitur-Fitur AI pada realme C75x: Lebih Cerdas dan Efisien
- Inilah teknologi fast charging realme C75x,, Baterai sampai penuh
- Mengenal Teknologi HyperImage+ pada realme 13 Pro+ 5G
Cara Kerja Fitur Detachable Lens realme
1. Sistem Mount Khusus untuk Lensa yang Dapat Diganti
Konsep smartphone ini memiliki sistem mount khusus yang memungkinkan pemasangan lensa secara modular.
Realme menggunakan Leica M mount, sebuah sistem pemasangan lensa yang telah lama digunakan dalam dunia fotografi profesional.
Dengan adanya adapter yang terintegrasi di bodi smartphone, pengguna dapat memasang berbagai jenis lensa Leica M, termasuk lensa telefoto, portrait, dan wide-angle.
Untuk memasang lensa, pengguna cukup menyambungkan lensa ke mount yang tersedia, layaknya saat memasang lensa pada kamera profesional.
Dengan sistem pemasangan yang kokoh dan presisi, pengguna dapat mengganti lensa dengan mudah sesuai kebutuhan fotografi mereka.
2. Sensor Kamera 1 Inci Tanpa Optik Bawaan
Salah satu aspek utama dari konsep ini adalah penggunaan sensor 1 inci buatan Sony, yang dipasang tanpa optik bawaan.
Artinya, sensor ini benar-benar bergantung pada lensa yang dipasangkan untuk menangkap gambar. Pendekatan ini berbeda dari smartphone konvensional yang biasanya memiliki lensa tetap dengan berbagai tingkat zoom digital atau optik.
Dengan tidak adanya optik tetap, pengguna memiliki fleksibilitas dalam memilih karakteristik optik terbaik untuk berbagai skenario fotografi.
Misalnya, untuk pemotretan portrait, pengguna bisa menggunakan lensa 73mm, sementara untuk pemotretan objek jauh, tersedia lensa 234mm telefoto dengan zoom optik 10x lossless.
3. Crop Factor dan Perhitungan Fokal Lensa
Karena sensor yang digunakan adalah 1 inci, ada faktor pemotongan (crop factor) sekitar 2,47x.
Ini berarti bahwa lensa yang dipasang akan memiliki panjang fokus efektif yang lebih panjang dibandingkan saat digunakan pada kamera full-frame.
Sebagai contoh:
- Lensa 50mm yang biasa digunakan pada kamera full-frame akan memiliki panjang fokus sekitar 123mm pada smartphone realme ini, memberikan efek zoom sekitar 5,4x.
- Lensa 35mm akan memiliki panjang fokus sekitar 86mm, ideal untuk fotografi potret dengan perspektif alami.
Crop factor ini harus diperhitungkan oleh pengguna yang ingin menggunakan lensa pihak ketiga agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan ekspektasi mereka.
4. Optimasi Software dengan AI untuk Fotografi Lebih Baik
Meskipun mengandalkan lensa fisik untuk pengambilan gambar, realme tetap memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengoptimalkan hasil fotografi.
Beberapa fitur AI yang digunakan meliputi:
- AI Retoucher: Mengedit foto dengan perintah suara, seperti mengubah pencahayaan atau menghapus objek tertentu.
- AI Low Light Optimization: Mengoptimalkan pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya tanpa mengurangi kualitas detail.
- AI Focus Assist: Membantu pengguna dalam mendapatkan fokus yang lebih cepat dan presisi, terutama ketika menggunakan lensa manual.
Teknologi AI ini bertujuan untuk memberikan pengalaman fotografi yang lebih intuitif, bahkan bagi pengguna yang belum terbiasa dengan sistem kamera profesional.
Batasan dan Tantangan dari Konsep Ini
Meskipun inovatif, konsep smartphone dengan detachable lens ini memiliki beberapa tantangan yang perlu diperhatikan:
- Ukuran dan Portabilitas: Menggunakan lensa eksternal berarti pengguna harus membawa lebih dari satu lensa jika ingin mendapatkan fleksibilitas maksimal.
- Harga Lensa Tambahan: Lensa Leica M terkenal dengan kualitasnya, tetapi juga memiliki harga yang cukup tinggi.
- Belum Siap untuk Produksi Massal: Saat ini, konsep ini masih dalam tahap pengembangan dan belum ada kepastian apakah realme akan benar-benar memproduksinya untuk pasar luas.
Realme dengan konsep detachable lens ini menunjukkan kemungkinan masa depan bagi smartphone modular dalam dunia fotografi. Dengan memberikan pengguna kebebasan untuk mengganti lensa sesuai kebutuhan, konsep ini mendekati pengalaman fotografi profesional tanpa harus menggunakan kamera khusus.
Meskipun masih dalam tahap konsep, inovasi ini menandai langkah besar bagi industri smartphone dalam menjembatani kesenjangan antara fotografi mobile dan kamera profesional. Jika konsep ini berhasil dikembangkan lebih lanjut, bukan tidak mungkin kita akan melihat lebih banyak perangkat dengan pendekatan serupa di masa mendatang.

