BagusTech — AMD, salah satu pemain besar di industri teknologi, baru saja mengumumkan prosesor terbarunya, Ryzen Z2 Series, pada ajang CES 2025.
Lini prosesor ini diklaim akan membawa revolusi dalam perangkat gaming handheld dengan performa setara konsol namun dalam bentuk yang lebih portabel.
Pengumuman ini memunculkan spekulasi besar, apakah ROG Ally 2 akan hadir tahun ini dengan dukungan Ryzen Z2?
Baca Juga
- ASUS luncurkan TUF A16 di Indonesia Pakai Ryzen AI 300 Series
- Review ASUS Vivobook Go 14 Dengan AMD Ryzen 3 7320U
- Acer Perkenalkan Swift 14 AI Dengan Processor AMD Ryzen 300
AMD Ryzen Z2: Gaming Handheld dengan Performa Konsol
Ryzen Z2 dirancang khusus untuk perangkat gaming handheld, menawarkan keseimbangan sempurna antara performa tinggi dan efisiensi daya.
Prosesor ini memanfaatkan arsitektur Zen 5 dan RDNA 3.5, menjadikannya ideal untuk game AAA yang semakin menuntut performa.

Berikut adalah spesifikasi utama dari lini Ryzen Z2:
- AMD Ryzen™ Z2 Extreme
- Core/Thread: 8C/16T
- Base/Boost Frequency: 2.0 GHz / 5.0 GHz
- Graphics Model: RDNA 3.5 (16 Cores)
- TDP: 15-35W
- AMD Ryzen™ Z2
- Core/Thread: 4C/8T
- Base/Boost Frequency: 3.3 GHz / 5.1 GHz
- Graphics Model: RDNA 3 (12 Cores)
- TDP: 15-30W
- AMD Ryzen™ Z2 Go
- Core/Thread: 4C/8T
- Base/Boost Frequency: 3.0 GHz / 4.3 GHz
- Graphics Model: RDNA 2 (12 Cores)
- TDP: 15-30W
Dengan spesifikasi ini, Ryzen Z2 Extreme memberikan performa yang cukup kuat untuk menjalankan game berat dengan pengaturan grafis tinggi.
Tak hanya itu, teknologi daya rendah yang diusung memungkinkan perangkat gaming handheld memiliki daya tahan baterai lebih baik, yang tentunya menjadi aspek penting untuk para gamer on-the-go.
Pertanda ROG Ally 2?
Pengumuman Ryzen Z2 memunculkan pertanyaan besar: apakah ASUS ROG akan meluncurkan penerus dari handheld gaming ROG Ally mereka?
ROG Ally generasi pertama mendapatkan popularitas besar sebagai salah satu perangkat gaming handheld terbaik dengan prosesor AMD Ryzen Z1 Series.
Kini, platform Z2 tidak hanya dirancang untuk perangkat seperti ROG Ally 2, tetapi juga untuk berbagai produk gaming handheld lain, termasuk Legion Go 2.
Jika ASUS memutuskan untuk menggunakan Ryzen Z2 Extreme untuk ROG Ally 2, kita bisa mengharapkan peningkatan besar dari segi performa grafis dan efisiensi daya.
Selain itu, dukungan RDNA 3.5 pada prosesor ini akan membuat ROG Ally 2 semakin kompetitif dengan perangkat handheld lainnya, seperti Steam Deck 2 atau Ayaneo generasi terbaru.
AMD juga menyebutkan bahwa platform ini dapat membuka jalan bagi merek-merek baru untuk masuk ke pasar perangkat gaming handheld.
Jika benar ROG Ally 2 hadir dengan Ryzen Z2, ada beberapa peningkatan yang dapat diharapkan:
- Performa Grafis Lebih Tinggi: Berkat RDNA 3.5, perangkat ini akan mendukung resolusi lebih tinggi dan frame rate lebih stabil.
- Efisiensi Daya: TDP yang fleksibel hingga 35W memastikan daya tahan baterai yang lebih lama.
- Kompatibilitas Game AAA: Ryzen Z2 Extreme memungkinkan perangkat ini menjalankan game AAA terbaru dengan pengaturan grafis optimal.
Namun, hingga saat ini, ASUS belum memberikan konfirmasi resmi terkait ROG Ally 2.
Meski demikian, dengan CES 2025 menjadi panggung utama inovasi teknologi, tidak menutup kemungkinan kita akan mendengar kabar lanjutan dalam beberapa bulan ke depan.
Peluncuran AMD Ryzen Z2 Series jelas merupakan langkah besar dalam industri gaming handheld.
Prosesor ini menawarkan performa tinggi dengan efisiensi daya yang mengesankan, menjadikannya solusi ideal untuk perangkat seperti ROG Ally.
Kita tunggu saja apakah ASUS akan mengonfirmasi rumor ini, dan jika benar, ROG Ally 2 bisa menjadi salah satu perangkat gaming handheld paling dinantikan tahun ini.

