BagusTech – Realme kembali mencuri perhatian di ajang Mobile World Congress (MWC) 2025 dengan memperkenalkan konsep terbaru dalam dunia fotografi mobile: smartphone dengan detachable lens atau lensa yang dapat dilepas-pasang.
Langkah ini menjadi terobosan berani yang memungkinkan pengguna untuk merasakan pengalaman fotografi sekelas kamera profesional langsung dari perangkat seluler mereka.
Baca Juga
- Inilah Fitur-Fitur AI pada realme C75x: Lebih Cerdas dan Efisien
- Inilah teknologi fast charging realme C75x,, Baterai sampai penuh
- Mengenal Teknologi HyperImage+ pada realme 13 Pro+ 5G
Detachable lens di smarpthone realme seperti kamera mirrorless
Konsep Interchangeable-lens yang diperkenalkan oleh realme mengusung sistem dudukan lensa khusus, memungkinkan pengguna untuk mengganti lensa sesuai dengan kebutuhan fotografi mereka.
Teknologi ini menjawab tantangan utama dalam fotografi smartphone, yaitu keterbatasan zoom optik dan kualitas sensor yang lebih kecil dibandingkan kamera profesional.
Smartphone konsep ini dilengkapi dengan sensor Sony 1 inci yang dikustomisasi untuk menghasilkan detail dan rentang dinamis yang lebih baik.
Dalam demonstrasinya di MWC 2025, realme menampilkan dua jenis lensa yang dapat dipasang pada perangkat ini:
- Lensa Portrait 73mm – Dirancang untuk menghasilkan efek bokeh yang lebih alami dan mendalam.
- Lensa Telefoto 234mm – Memberikan kemampuan zoom optik 10x lossless, yang jauh lebih baik dibandingkan zoom digital konvensional di smartphone saat ini.
Namun, realme bukanlah yang pertama mengusung konsep ini.
Pada tahun 2022, Xiaomi lebih dulu memperkenalkan Xiaomi 12S Ultra yang bisa dipasangkan dengan lensa Leica M.
Seperti banyak konsep lainnya, teknologi ini lebih bertujuan untuk membuktikan pencapaian teknik dan bukan sesuatu yang akan segera diproduksi massal.
Teknologi AI dan Software Canggih
Selain inovasi pada perangkat keras, realme juga memperkenalkan fitur berbasis AI (Artificial Intelligence) untuk meningkatkan pengalaman fotografi. Beberapa fitur unggulan yang diumumkan meliputi:
- AI Retoucher – Pengguna dapat mengedit foto hanya dengan menggunakan perintah suara, seperti menghapus latar belakang, mengganti pencahayaan, atau menambahkan efek artistik.
- AI Video Eraser – Fitur yang memungkinkan pengguna menghilangkan objek yang tidak diinginkan dalam video hanya dengan satu ketukan.
Teknologi AI ini bertujuan untuk membuat pengalaman fotografi lebih intuitif dan mudah digunakan, bahkan bagi pengguna non-profesional.
Tantangan dalam Implementasi Smartphone dengan Lensa Modular
Meskipun konsep ini menarik, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi sebelum dapat diterapkan secara luas.
Beberapa pengamat menyebutkan bahwa sistem lensa modular seperti ini berpotensi menghadapi masalah stabilitas, terutama jika digunakan tanpa tripod atau stabilizer.
Hal ini menunjukkan bahwa dalam praktiknya, penggunaan lensa yang lebih besar tanpa dukungan yang stabil dapat menjadi tantangan tersendiri.
Selain itu, ada juga kekhawatiran terkait fleksibilitas software dan batasan ekosistem realme.
Seorang pengguna lain mengungkapkan pendapatnya:
Komentar ini mencerminkan bahwa inovasi perangkat keras saja tidak cukup tanpa dukungan software yang lebih terbuka bagi komunitas pengguna yang lebih teknis.
Realme menegaskan bahwa smartphone dengan detachable lens ini masih dalam tahap pengembangan dan belum siap untuk diproduksi massal.
Namun, konsep ini membuka peluang bagi industri untuk mengeksplorasi lebih lanjut penggunaan lensa modular pada perangkat mobile.
Jika berhasil direalisasikan, inovasi ini dapat membawa perubahan besar dalam cara pengguna menangkap gambar dan video dengan smartphone.
Dengan semakin banyak produsen yang mengejar peningkatan kualitas kamera smartphone, realme tampaknya ingin menjadi pelopor dalam menghadirkan pengalaman fotografi yang lebih fleksibel dan profesional dalam genggaman pengguna.

