BagusTech – ASUS berhasil mencapai tonggak penting dalam pengembangan industri teknologi lokal dengan pencapaian Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan Beban Manfaat Produksi (BMP) lebih dari 40% pada laptop komersial terbarunya, ExpertBook B1 (BG1408CVA).
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen ASUS dalam mendukung program pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kemandirian teknologi dan memberdayakan industri lokal.
Baca Juga
- ASUS Vivobook S 15 OLED Resmi Hadir, Harga Rp 24.999 Juta
- ASUS Pamer Laptop Snapdragon X Elite, Vivobook S 15 OLED
- ROG Turut Meriahkan HoYo Fest 2024, Ini Yang Dipamerkan
Laptop ExpertBook B1 yang dirancang khusus untuk para profesional bisnis ini menjadi simbol dari upaya ASUS dalam memperkuat ekonomi Indonesia melalui pemanfaatan komponen lokal.
Dalam rangka mencapai TKDN yang tinggi, ASUS telah memanfaatkan beberapa komponen lokal dalam paket pembelian laptop ini.
Misalnya, tas laptop yang disertakan diproduksi di Jepara, sementara eraphone, kabel dan charger dibuat di Batam dan Tangerang.




Upaya ini memungkinkan ASUS untuk tidak hanya memenuhi standar TKDN, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pemberdayaan industri lokal di berbagai wilayah di Indonesia.
Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia, menegaskan bahwa kerja sama dengan mitra lokal adalah salah satu pilar penting dalam pencapaian ini.
“Dengan tercapainya nilai TKDN dan BMP di atas 40%, ASUS telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung visi pemerintah Indonesia untuk memperkuat industri dalam negeri dan meningkatkan kemandirian teknologi,” ujar Jimmy.
Meskipun beberapa komponen inti laptop seperti prosesor dan memori masih diimpor dari luar negeri, proses perakitan dilakukan di fasilitas milik Sat Nusa di Batam, memastikan bahwa produk akhir memenuhi standar kualitas internasional.

Yulianto Hasan, Director of Commercial Products ASUS Indonesia, juga menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini.
Menurut Yulianto, ASUS terus berkomitmen untuk meningkatkan persentase komponen lokal dalam produk-produknya dan berencana mencapai TKDN dan BMP sebesar 65% dalam beberapa tahun mendatang.
“Laptop ExpertBook B1 ini tidak hanya menghadirkan performa dan kualitas yang tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya ASUS untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan industri lokal di Indonesia,” kata Yulianto.
Dengan pencapaian ini, ASUS semakin memperkuat posisinya di pasar Indonesia, serta menunjukkan dedikasinya dalam mendukung pengembangan industri teknologi lokal.
Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

