ROG Ally Akhirnya Pakai Joystick TMR di Xbox Ally X20
Ringkasan Cepat
- Xbox Ally X20 menjadi model ROG Ally pertama yang memakai joystick TMR.
- ASUS mengeklaim joystick tersebut memiliki deadzone 3 persen.
- Transforming D-pad dapat diputar untuk memilih input empat atau delapan arah.
- TMR menawarkan sensitivitas tinggi dan konsumsi daya rendah dibandingkan Hall Effect.
- ROG Xbox Ally X20 masuk Indonesia pada kuartal IV 2026.
ASUS akhirnya mengadopsi joystick berteknologi Tunnel Magnetoresistance (TMR) pada keluarga ROG Ally melalui ROG Xbox Ally X20. Handheld gaming PC yang dijadwalkan masuk Indonesia pada kuartal IV 2026 itu juga membawa Transforming D-pad yang dapat diputar untuk mengubah pola input.
Menurut spesifikasi resmi ASUS, Xbox Ally X20 memakai dua joystick TMR dengan cincin Aura RGB, sementara trigger-nya menggunakan sensor Hall Effect. Generasi ROG Ally sebelumnya hanya mencantumkan joystick analog berukuran penuh tanpa teknologi TMR.
Joystick TMR Tawarkan Presisi dan Efisiensi Daya
Joystick TMR pada ROG Xbox Ally X20 menggunakan sensor magnetik untuk membaca arah gerakan tuas. ASUS mengeklaim sistem tersebut mampu mendeteksi gerakan kecil dengan deadzone 3 persen, mengurangi four-axis snapping, serta meningkatkan pembacaan input diagonal.

Deadzone merupakan area pergerakan awal joystick yang belum diterjemahkan menjadi input. Area yang lebih kecil berpotensi membuat respons kontrol terasa lebih cepat, terutama dalam gim yang membutuhkan pengaturan arah secara halus.
Secara teknis, TMR dan Hall Effect sama-sama membaca medan magnet tanpa memakai kontak langsung pada bagian sensornya. Namun, TDK menjelaskan bahwa sensor TMR menawarkan sensitivitas lebih tinggi, konsumsi daya lebih rendah, serta performa noise yang lebih baik dibandingkan teknologi magnetik terdahulu seperti Hall Effect.
Karakter tersebut membuat TMR cocok untuk perangkat berbaterai seperti handheld gaming PC. Meski demikian, klaim ketahanan dan ketiadaan stick drift pada Xbox Ally X20 masih berasal dari ASUS dan belum didukung pengujian penggunaan jangka panjang secara independen.
D-pad Bisa Diubah untuk Gim Berbeda
Transforming D-pad memungkinkan pengguna memilih kontrol empat arah atau delapan arah tanpa mengganti komponen. Pengguna cukup mengangkat D-pad dan memutarnya 90 derajat untuk berpindah mode.

Konfigurasi empat arah ditujukan untuk gim retro dan indie yang membutuhkan input atas, bawah, kiri, dan kanan secara tegas. Mode delapan arah menambahkan pembacaan diagonal yang lebih sesuai untuk gim pertarungan, terutama ketika pemain menjalankan gerakan melingkar atau kombinasi arah.
ASUS juga memasang konstruksi gabungan kubah logam dan karet untuk menghasilkan umpan balik taktil. Fitur tersebut melengkapi perubahan lain berupa tombol ABXY dengan aktuasi lebih ringan, bumper baru, impulse trigger, dan grip belakang berlapis karet.
ROG Ally Mengikuti Perkembangan Kontrol Handheld
Penggunaan sensor magnetik pada kontrol bukan hal baru di pasar handheld gaming. MSI telah menawarkan joystick dan trigger Hall Effect pada sejumlah model Claw, termasuk Claw A1M dan Claw A8. AYANEO bahkan mengklaim FLIP 1S sebagai handheld Windows pertama yang memakai joystick TMR.
Kehadiran TMR pada Xbox Ally X20 membuat lini ROG Ally mengikuti perkembangan kontrol pada handheld premium. Perbedaannya, ASUS memadukan sensor tersebut dengan D-pad yang pola arahnya dapat diubah secara mekanis.
Di luar sistem kontrol, Xbox Ally X20 memakai layar OLED 7,4 inci 120Hz, AMD Ryzen AI Z2 Extreme, RAM LPDDR5X 24GB, SSD 1TB, dan baterai 80Wh. ASUS akan menjualnya di Indonesia sebagai perangkat standalone maupun paket bundling, tetapi harga dan tanggal penjualan pastinya belum diumumkan.
Spesifikasi
| Model | ROG XBOX Ally X20 (RC74XA) |
| APU | AMD Ryzen™ AI Z2 Extreme Processor 2.0GHz (24MB Cache, up to 5.0GHz, 8 cores, 16 Threads); AMD XDNA™ NPU up to 50TOPS |
| OS | Windows 11 Home |
| SSD | 1TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2280) |
| RAM | 24GB LPDDR5X on board |
| Layar | 7.4-inch, FHD (1920 x 1080) 16:9 OLED Anti-reflection(AR) display DCI-P3: 100% Gorilla® Glass Victus® Gorilla® Glass DXC Touch Screen (10-point multi-touch) Refresh Rate: 120Hz Brightness: 600 nits (SDR)/1400 nits (HDR) Pantone Validated Support Dolby Vision HDR: Yes FreeSync Premium Pro |
| Port | 1x 3.5mm Combo Audio Jack 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ / power delivery 1x Type C support USB 4 (Thunderbolt™ 4 compliance, DisplayPort™ 2.1 with Freesync support, Power Delivery 3.0) 1x microSD Express card reader (supports up to SD v8.0, PCIe® Gen4 x1; UHS-I with DDR200 mode) |
| Control and Input | View button Menu button L & R impulse triggers L & R Hall Effect analog triggers Command Center button Action button A B X Y buttons 2 x assignable grip buttons XBOX button LED Transforming D-pad TMR Joysticks with Aura RGB joystick light rings Haptics: HD haptics Gyro: 6-Axis IMU |
| Audio | Smart Amp Technology Hi-Res certification (for headphone) Dolby Atmos AI noise-canceling technology Built-in array microphone 2-speaker system with Smart Amplifier Technology |
| Jaringan | Wi-Fi 6E(802.11ax) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.2 |
| Baterai | 80WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion |
| Power Supply | TYPE-C, 68W AC Adapter |
| Berat | 756 g |
| Dimensi | 30.0 x 12.1 x 2.75 ~ 5.13 cm |
| Harga & Garansi | TBA |
FAQ
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa itu joystick TMR pada ROG Xbox Ally X20?
TMR atau Tunnel Magnetoresistance merupakan teknologi sensor magnetik yang membaca arah gerakan joystick tanpa kontak langsung pada bagian sensornya. Teknologi ini menawarkan sensitivitas tinggi dan konsumsi daya rendah.
Apa keunggulan joystick TMR dibandingkan joystick analog biasa?
Joystick TMR dirancang untuk menghasilkan pembacaan gerakan yang lebih presisi dan mengurangi keausan pada sensor. ASUS mengeklaim joystick X20 memiliki deadzone 3 persen serta pembacaan input diagonal yang lebih baik.
Apakah joystick TMR sama dengan Hall Effect?
Tidak. Keduanya menggunakan medan magnet, tetapi memakai prinsip sensor berbeda. TMR umumnya menawarkan sensitivitas lebih tinggi dan konsumsi daya lebih rendah, sedangkan Hall Effect sudah lebih luas digunakan pada controller dan handheld gaming.
Apakah joystick TMR pasti bebas stick drift?
ASUS mengeklaim sensor TMR menghilangkan risiko stick drift pada X20. Namun, ketahanan perangkat secara keseluruhan tetap perlu dibuktikan melalui pengujian penggunaan jangka panjang secara independen.
Bagaimana cara kerja Transforming D-pad?
D-pad dapat diangkat sedikit lalu diputar 90 derajat. Pengguna bisa memilih input empat arah untuk gim retro dan indie atau delapan arah untuk gim pertarungan yang membutuhkan gerakan diagonal.
Apakah ROG Xbox Ally X20 menjadi handheld pertama dengan TMR?
Bukan. Sejumlah handheld AYANEO telah lebih dahulu memakai joystick TMR, sedangkan MSI Claw menggunakan kontrol Hall Effect. Namun, X20 menjadi model pertama dalam keluarga ROG Ally yang dibekali joystick TMR.
Kapan ROG Xbox Ally X20 tersedia di Indonesia?
ASUS memastikan ROG Xbox Ally X20 hadir di Indonesia pada kuartal IV 2026. Harga dan tanggal penjualan pastinya belum diumumkan.