ROG Raikiri II Pro Hadir Dengan Pooling Rate 8K & Desain Modular
Ringkasan Cepat
- ROG merilis Raikiri II Pro sebagai controller premium generasi kedua untuk PC.
- Controller ini menawarkan polling rate 8.000 Hz melalui kabel dan wireless 2,4 GHz.
- ASUS memakai modul joystick TMR yang dapat pengguna lepas dan ganti.
- Harga dan jadwal penjualan di Indonesia belum tersedia.
ASUS Republic of Gamers atau ROG resmi memperkenalkan ROG Raikiri II Pro PC, controller gaming generasi kedua yang menyasar pemain PC. ASUS mengumumkan perangkat ini pada 10 Juli 2026 dengan membawa peningkatan pada kecepatan input, joystick, tombol, dan daya tahan baterai.
ROG Raikiri II Pro mendukung koneksi kabel USB-C, wireless 2,4 GHz, dan Bluetooth. ASUS juga menawarkan perangkat ini dalam pilihan warna hitam dan putih. Namun, perusahaan belum mengumumkan harga serta jadwal penjualannya di Indonesia.
ROG Raikiri II Pro Bawa Polling Rate 8K
ROG Raikiri II Pro menawarkan polling rate hingga 8.000 Hz melalui koneksi kabel dan wireless 2,4 GHz. Angka tersebut menunjukkan bahwa controller dapat melaporkan input ke komputer hingga 8.000 kali setiap detik.

ASUS menggabungkan polling rate tersebut dengan teknologi ROG SpeedNova. Perusahaan mengklaim kombinasi keduanya dapat memberikan “responsivitas level kompetisi dan latensi ultra rendah.”
ASUS juga menempatkan microswitch pada D-pad, tombol ABXY, bumper, dan empat tombol belakang. Microswitch memberikan tekanan yang lebih pendek dan sensasi klik yang lebih tegas dibanding tombol membran konvensional.
Namun, polling rate 8K tidak otomatis membuat seluruh game terasa jauh lebih responsif. Frame rate, refresh rate monitor, sistem operasi, dan pemrosesan input dari game tetap memengaruhi latensi secara keseluruhan.
Joystick TMR Bisa Dilepas dan Diganti
ASUS memakai joystick berbasis Tunnel Magnetoresistance atau TMR untuk menekan risiko stick drift. Teknologi ini membaca pergerakan stik melalui perubahan medan magnet sehingga tidak bergantung pada kontak fisik seperti joystick potensiometer.

Pengguna juga dapat melepas dan mengganti seluruh modul joystick. ASUS menyertakan modul standar dengan tingkat tekanan 120 gf serta modul tambahan 50 gf yang menawarkan gerakan lebih ringan.
Controller ini membawa empat tombol belakang yang bisa dilepas, dua bumper tambahan, dan empat tombol muka yang dapat pengguna petakan ulang. Trigger-nya juga menawarkan dua pilihan, yakni microswitch dengan jarak pendek untuk game FPS dan sensor TMR dengan tarikan penuh untuk game balap.
Layar Warna Gantikan OLED Generasi Pertama
ROG Raikiri II Pro memakai panel berwarna untuk mengganti profil, mengatur getaran, mengkalibrasi joystick, mengubah pencahayaan, dan memetakan tombol. Controller ini dapat menyimpan lima profil pengaturan.
Pengguna juga dapat membuka ASUS Gear Link melalui web atau aplikasi seluler untuk mengatur sensitivitas joystick dan Turbo Mode. Fitur Turbo mengulang input secara otomatis selama pengguna menahan tombol.
Raikiri Pro generasi pertama memakai layar OLED, joystick berbasis carbon film, dan baterai hingga 48 jam. Generasi kedua beralih ke panel berwarna, joystick TMR modular, serta polling rate yang jauh lebih tinggi. Perubahan ini menunjukkan bahwa ASUS kini lebih berfokus pada kecepatan input dan kemudahan perawatan komponen.
Baterai Maksimal 79 Jam
ASUS mengklaim baterai Raikiri II Pro mampu bertahan hingga 79 jam. Namun, angka tersebut berlaku pada polling rate 1.000 Hz dengan panel, getaran, dan RGB dalam kondisi mati.
Pada polling rate 8.000 Hz, baterainya bertahan hingga 63 jam ketika fitur tersebut mati. Ketika pengguna mengaktifkan panel, getaran, dan RGB, daya tahan turun menjadi sekitar 22 jam.

ASUS turut menyertakan charging stand, charging case, modul joystick tambahan, penutup tombol belakang, cap joystick, dan alat pelepas modul.
ROG Raikiri II Pro membawa peningkatan yang jelas dibanding generasi pertama. Namun, harga Indonesia akan menentukan apakah polling rate 8K dan joystick modular tersebut mampu memberi nilai nyata, bukan sekadar menambah panjang daftar spesifikasi.