Editorial Topic
Audio

JBL Quantum 950, 650, dan 250 Resmi Hadir untuk Gamer Indonesia

3 menit baca
AdvertisementResponsive Banner

Ringkasan Cepat

  • JBL Quantum 950, Quantum 650, dan Quantum 250 resmi hadir di Indonesia.
  • Ketiganya diperkenalkan oleh JBL Indonesia dan HARMAN pada 1 Juli 2026 di JBL Official Store AEON BSD, Tangerang Selatan.
  • JBL Quantum 950 menjadi model flagship dengan audio spasial, 3D head tracking, ANC, base station, dan baterai hot-swappable.
  • JBL Quantum 650 menyasar gamer menengah dengan koneksi 2,4 GHz, Bluetooth 5.3, kabel, dan baterai hingga 45 jam.
  • JBL Quantum 250 menjadi model paling terjangkau dengan koneksi kabel 3,5 mm dan driver karbon 50 mm.
  • Harga resminya mulai dari Rp 1.399.000 hingga Rp 6.999.000.
  • Ketiga headset tersedia mulai Juli 2026 melalui JBLstore.co.id, gerai JBL, marketplace, dan mitra ritel resmi.
  • JBL juga memperbarui QuantumENGINE sebagai software untuk audio spasial, Smart EQ, AI noise reduction, profil pengguna, dan pengaturan perangkat.

JBL Indonesia resmi meluncurkan tiga headset gaming terbaru, yakni JBL Quantum 950, JBL Quantum 650, dan JBL Quantum 250. Ketiganya diperkenalkan di JBL Official Store AEON BSD, Tangerang Selatan, pada Rabu, 1 Juli 2026, sebagai bagian dari kampanye #SoundIsSurvival.

Peluncuran ini menyasar gamer dengan kebutuhan berbeda. JBL Quantum 250 hadir sebagai model kabel untuk gamer kasual, pelajar, dan pengguna pertama. JBL Quantum 650 menyasar core gamer yang membutuhkan headset nirkabel dengan konektivitas lebih fleksibel. Sementara JBL Quantum 950 menjadi model tertinggi untuk gamer kompetitif dan pengguna yang menginginkan fitur paling lengkap.

Di Indonesia, JBL Quantum 250 dijual Rp 1.399.000, JBL Quantum 650 Rp 3.199.000, dan JBL Quantum 950 Rp 6.999.000. Ketiganya tersedia mulai Juli 2026 melalui JBLstore.co.id, gerai ritel offline JBL, official store JBL di e-commerce atau marketplace, serta mitra ritel resmi pilihan.

Quantum 950 Jadi Model Paling Lengkap

JBL Quantum 950 menjadi model flagship dalam lini ini. Headset tersebut menggunakan driver dinamis karbon 50 mm, mendukung Hi-Res Audio, JBL Quantum Spatial Sound, 3D head tracking, Active Noise Cancellation, mikrofon boom 6 mm, serta sistem dual battery hot-swappable.

Fitur baterai hot-swappable memungkinkan pengguna mengganti baterai saat daya habis tanpa menghentikan sesi bermain. JBL juga menyertakan base station nirkabel yang berfungsi sebagai dongle 2,4 GHz sekaligus pusat kendali untuk audio, preset EQ, pencahayaan RGB, dan keseimbangan suara game-chat.

Quantum 650 dan 250 Jadi Opsi Lebih Terjangkau

JBL Quantum 650 membawa sebagian fitur penting dari model flagship. Headset ini menggunakan driver karbon 50 mm, JBL Quantum Spatial Sound, koneksi 2,4 GHz low-latency, Bluetooth 5.3, koneksi kabel, mikrofon boom 6 mm, dan baterai hingga 45 jam per baterai. Namun, model ini tidak memiliki ANC dan base station seperti Quantum 950.

Sementara itu, JBL Quantum 250 menjadi pilihan paling terjangkau. Headset ini memakai koneksi kabel 3,5 mm, driver dinamis karbon 50 mm, mikrofon boom 6 mm, dan desain modular. JBL menempatkan model ini untuk kebutuhan gaming harian, streaming, konferensi video, serta penggunaan lintas perangkat seperti PC, Mac, konsol, dan perangkat mobile.

QuantumENGINE

Selain meluncurkan headset baru, JBL juga memperkenalkan JBL QuantumENGINE generasi terbaru. Software ini menjadi pusat kendali untuk audio spasial, Smart EQ, AI-powered Noise Reduction, pengaturan mikrofon, lighting, profil pengguna, dan konfigurasi perangkat. JBL menyebut software ini mendukung Windows 10 ke atas dan macOS 11 ke atas.

Grace Koh, General Manager dan Vice President Consumer Audio Harman Asia Pacific, mengatakan JBL mendesain ulang QuantumENGINE setelah mendengar masukan komunitas. “Dengan JBL Quantum Spatial Sound yang kini terintegrasi di seluruh rangkaian JBL Quantum, kami menghadirkan audio spasial sekelas profesional bagi setiap gamer, apa pun budget-nya,” ujar Grace.

AdvertisementIn-Article Banner

Secara global, JBL Quantum 950, 650, dan 250 sudah diperkenalkan HARMAN pada Agustus 2025. Karena itu, peluncuran di Indonesia dapat dibaca sebagai ekspansi resmi lini Quantum terbaru ke pasar lokal, bukan debut global produk tersebut.

Peluncuran ini menunjukkan bahwa pasar headset gaming mulai bergerak dari sekadar kualitas suara menuju kombinasi hardware, software, AI, dan personalisasi. Headset gaming kini tidak hanya dipakai untuk mendengar suara game, tetapi juga untuk membaca arah lawan, berkomunikasi dengan tim, streaming, hingga bekerja.

Strategi JBL cukup jelas. Quantum 250 menjadi pintu masuk untuk pengguna baru. Quantum 650 menjadi opsi menengah yang lebih seimbang. Quantum 950 mengejar pengguna premium yang membutuhkan fitur komplet, termasuk ANC, base station, dan baterai hot-swappable.

Namun, klaim seperti kemampuan mendengar langkah kaki lebih akurat atau bereaksi lebih cepat tetap perlu diposisikan sebagai klaim produsen sampai ada pengujian independen. Bagi konsumen, keputusan membeli sebaiknya tetap melihat kebutuhan utama: konektivitas, kenyamanan, daya tahan baterai, fitur mikrofon, dan harga.

Dengan tiga model ini, JBL mencoba memperluas pasar headset gaming di Indonesia. Pertanyaannya bukan lagi apakah gamer membutuhkan headset khusus, melainkan fitur mana yang benar-benar memberi nilai tambah saat bermain setiap hari.