BagusTech – ASUS ExpertBook Ultra resmi hadir di Indonesia sebagai laptop bisnis premium untuk profesional, eksekutif, prosumer, dan perusahaan. ASUS membawa perangkat ini ke pasar Indonesia untuk menjawab kebutuhan kerja modern yang makin bergantung pada AI, mobilitas tinggi, dan keamanan data perusahaan.
ASUS memperkenalkan ExpertBook Ultra dalam acara peluncuran di Jakarta pada Kamis, 7 Mei 2026. Perusahaan menempatkan laptop ini sebagai model flagship di lini Expert Series. Perangkat ini mengandalkan bodi ringan mulai 0,99 kg, prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Series 3, NPU hingga 50 TOPS, RAM hingga 64GB, SSD PCIe Gen 5, layar 3K OLED, baterai 70Wh, dan sistem keamanan kelas enterprise.

Baca Juga
- ASUS Rilis Jajaran Laptop Copilot+ PC 2026, Pionir AI Lokal Tanah Air
- Review ASUS VM640 AIO: PC Ringkas dengan Performa AI Modern
- ASUS Rilis Monitor gaming ROG dan TUF Gaming Dual Mode 4K
Harga ASUS ExpertBook Ultra di Indonesia
ASUS memasarkan ExpertBook Ultra di Indonesia dalam empat konfigurasi. Harga termurahnya mulai dari Rp38.499.000 untuk varian Intel Core Ultra 5 dengan RAM 16GB, SSD 512GB, dan Windows Home. Model tertinggi hadir dengan Intel Core Ultra X9, RAM 64GB, SSD 2TB Gen 5, dan Windows Pro seharga Rp82.499.000.
Rincian harga ASUS ExpertBook Ultra di Indonesia sebagai berikut:
- ASUS ExpertBook Ultra Intel Core Ultra 5, RAM 16GB, SSD 512GB, Windows Home: Rp38.499.000.
- ASUS ExpertBook Ultra Intel Core Ultra X7, RAM 32GB, SSD 1TB, Windows Home: Rp52.999.000.
- ASUS ExpertBook Ultra Intel Core Ultra X7, RAM 32GB, SSD 1TB, Windows Pro: Rp54.999.000.
- ASUS ExpertBook Ultra Intel Core Ultra X9, RAM 64GB, SSD 2TB Gen 5, Windows Pro: Rp82.499.000.
Rentang harga tersebut menegaskan posisi ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis kelas atas. ASUS tidak membidik pasar laptop consumer massal lewat produk ini. Perusahaan lebih jelas mengarah ke segmen enterprise, profesional mobile, dan pengguna bisnis yang membutuhkan perangkat ringkas dengan performa tinggi serta fitur keamanan lengkap.
Fitur & Spesifikasi Unggulan ASUS ExpertBook Ultra
ASUS ExpertBook Ultra membawa pendekatan baru untuk laptop bisnis premium. Perangkat ini tidak hanya menjual desain ringan atau baterai panjang, tetapi juga kemampuan AI lokal. ASUS membekali laptop ini dengan kombinasi CPU, GPU, dan NPU untuk menjalankan beban kerja modern langsung di perangkat.

Kemampuan tersebut mencakup transkripsi rapat, penerjemahan real-time, pencarian dokumen berbasis AI, hingga pemrosesan data lokal. Dalam konteks perusahaan, pemrosesan lokal penting karena dapat memangkas ketergantungan pada cloud, mengurangi latensi, dan membantu menjaga data sensitif tetap berada di perangkat.
S.Y. Hsu, Co-CEO of ASUS, menyebut ExpertBook Ultra sebagai jawaban ASUS terhadap perubahan dunia kerja. “ASUS ExpertBook Ultra merupakan puncak tertinggi dari rekayasa ASUS sekaligus jawaban kami terhadap masa depan dunia kerja,” ujar Hsu dalam keynote speech pembuka.
Pernyataan itu menunjukkan arah yang ingin ASUS ambil di segmen komersial. Laptop bisnis kini tidak cukup hanya stabil dan aman. Perangkat kerja kelas premium juga harus mampu menjalankan fitur AI yang relevan dengan produktivitas harian.

ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Series 3. Chip tersebut membawa NPU khusus hingga 50 TOPS. ASUS mengklaim total performa platform laptop ini dapat mencapai hingga 180 TOPS.

ASUS juga memasang sistem pendingin ExpertCool Pro. Sistem termal ini diklaim mampu menjaga TDP CPU di angka 50W secara stabil tanpa throttling. Klaim tersebut menjadi penting karena laptop tipis kerap menghadapi batas termal ketika menjalankan beban kerja berat dalam waktu panjang.
Untuk menunjang performa, ASUS menyertakan RAM LPDDR5x hingga 64GB dengan kecepatan 9600 MT/s. Storage-nya memakai SSD M.2 PCIe Gen 5 x4 hingga 2TB. ASUS mengklaim SSD tersebut mampu mencatat kecepatan baca lebih dari 14.000 MB/s.

ASUS juga menyoroti kemampuan grafis Intel Arc B390 terintegrasi. Perusahaan mengklaim GPU tersebut mampu menawarkan performa lebih tinggi dibanding NVIDIA RTX 4050 pada 30W TGP dalam pengujian tertentu. Klaim ini tetap perlu pengujian independen, terutama untuk melihat performa dalam skenario kerja nyata seperti rendering, editing, multitasking, dan meeting hybrid.

ExpertBook Ultra membawa layar sentuh 14 inci beresolusi 3K dengan rasio 16:10. Varian Tandem OLED menawarkan refresh rate 30Hz hingga 120Hz, kecerahan puncak HDR hingga 1.400 nits, kecerahan SDR 600 nits, cakupan warna 100 persen DCI-P3, Delta-E di bawah 1, dan sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1000.
ASUS juga memakai Corning Gorilla Glass Victus dan Gorilla Glass Matte untuk mengurangi pantulan cahaya. Perusahaan mengklaim kombinasi kaca ini mampu mengurangi silau hingga 80 persen. Fitur tersebut relevan untuk profesional yang sering bekerja di ruang terang, bandara, kafe, atau lokasi luar ruangan.
Dari sisi daya, ExpertBook Ultra memakai baterai 70Wh. ASUS mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga 26 jam. Laptop ini juga mendukung pengisian cepat 50 persen dalam 30 menit. Klaim daya tahan tersebut tetap bergantung pada konfigurasi, mode performa, tingkat kecerahan layar, aplikasi yang berjalan, dan pola penggunaan.
ASUS tetap mempertahankan port fisik yang cukup lengkap. Di sisi kiri, ExpertBook Ultra memiliki Thunderbolt 4, USB-A 3.2 Gen 2, HDMI 2.1 TMDS, dan audio jack 3,5 mm. Di sisi kanan, tersedia Thunderbolt 4 dan USB-A 3.2 Gen 2.
Konfigurasi ini memberi keuntungan bagi pengguna bisnis yang sering menghubungkan monitor eksternal, storage, proyektor, atau perangkat konferensi. Keberadaan USB-A di kedua sisi juga mengurangi kebutuhan dongle, terutama saat pengguna bekerja di ruang rapat atau berpindah lokasi.
Untuk konektivitas nirkabel, laptop ini mendukung Wi-Fi 7 triple-band 2×2 dan Bluetooth 6.0. ASUS memakai antena Laser Direct Structuring yang diklaim meningkatkan efisiensi koneksi pada pita 5GHz dan 6GHz.
| Model | ASUS Expertbook Ultra (B9406CAA) |
| CPU | Intel® Core™ Ultra X9 vPro®Processor 388H 2.1 GHz (18MB Cache, up to 5.1 GHz, 16 Cores, 16 Threads) Intel® Core™ Ultra X7 Processor 358H 1.9 GHz (18MB Cache, up to 4.8 GHz, 16 Cores, 16 Threads) Intel® Core™ Ultra 5 Processor 325 2.1 GHz (12MB Cache, up to 4.5 GHz, 8 Cores, 8 Threads) |
| NPU | Intel® AI Boost NPU up to 50 TOPS |
| GPU | Intel Arc Pro B390 Intel Arc B390 Intel® Graphics |
| SSD | 2TB M.2 2280 NVMe™ PCIe® 5.0 SSD 1TB M.2 2280 NVMe™ PCIe® 4.0 SSD |
| RAM | 64GB LPDDR5X 32GB LPDDR5X |
| Layar | 14.0-inch, Tandem OLED, WQXGA+ (2880 x 1800) 16:10, Anti-glare display, 600nits (1400nits HDR peak brightness), DCI-P3: 100%, Pantone Validated, VESA CERTIFIED Display HDR True Black 1000, Screen-to-body ratio:91 % Touch screen with Corning® Gorilla® Glass Victus® and Corning® Gorilla™ Matte, |
| Port | 2x Thunderbolt™ 4, compliant with USB4, supports display / power delivery 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 1x 3.5mm Combo Audio Jack 1x HDMI 2.1 TMDS |
| Webcam/camera | 1080p FHD camera |
| Audio | 6 built-in speakers Dolby Atmos Built-in array microphone |
| Jaringan | Wi-Fi 7(802.11be) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 6.0 Wireless Card |
| Baterai | 70WHrs, 2S2P, 4-cell Li-ion TYPE-C, 90W AC Adapter, Output: 20V DC, 4.5A, 90W, Input: 100~240V AC 50/60Hz universal |
| Berat | 0.99 kg |
| Dimensi | 31.09 x 21.28 x 1.09 ~ 1.64 cm |
| Durability | US MIL-STD 810H military-grade standard |
| Harga & Garansi | Rp38.499.000 (Intel Core Ultra 5, RAM 16GB, SSD 512GB, Windows Home) Rp52.999.000 (Intel Core Ultra X7, RAM 32GB, SSD 1TB, Windows Home) Rp54.999.000 (Intel Core Ultra X7, RAM 32GB, SSD 1TB, Windows Pro) Rp82.499.000 (Intel Core Ultra X9, RAM 64GB, SSD 2TB Gen 5, Windows Pro) |
Keamanan Jadi Nilai Jual Utama
ASUS menempatkan keamanan sebagai salah satu pilar utama ExpertBook Ultra. Laptop ini membawa ASUS ExpertGuardian, kepatuhan NIST SP 800-193, ASUS Security Processor, Dual Self-healing BIOS ROM, discrete TPM 2.0, Microsoft Pluton, sensor sidik jari Match-on-Chip, Windows Hello IR, webcam shield fisik, dan chassis intrusion alert.
Daftar fitur tersebut menunjukkan bahwa ASUS membidik kebutuhan tim IT perusahaan. Segmen enterprise biasanya tidak hanya mencari performa tinggi, tetapi juga perlindungan firmware, proteksi identitas, keamanan data, dan kontrol perangkat keras.
Lee Edgerton, Sr. Partner Development Manager Commercial Device & Solution Sales Asia Microsoft, menyoroti integrasi ExpertBook Ultra dengan Microsoft Copilot+ dan perangkat lunak MyExpert. Menurutnya, pengguna enterprise dapat menjalankan transkripsi rapat, penerjemahan real-time, hingga pencarian dokumen berbasis RAG langsung di perangkat.
ASUS ExpertBook Ultra memperlihatkan arah baru laptop bisnis premium di Indonesia. Harga yang menembus Rp82 juta membuat perangkat ini jelas berada di kelas atas. ASUS tidak mengejar volume besar, melainkan membangun posisi di segmen enterprise dan profesional premium.
Strategi ini masuk akal. Perusahaan besar, konsultan, eksekutif, dan profesional mobile membutuhkan laptop yang ringan, aman, kuat, dan siap menjalankan AI lokal. ASUS mencoba menggabungkan semua kebutuhan itu dalam satu perangkat.
Namun, klaim besar seperti daya tahan baterai hingga 26 jam, performa CPU 50W stabil, dan performa grafis tinggi tetap perlu pembuktian lewat pengujian independen. Angka resmi dari produsen memberi gambaran awal, tetapi pengalaman pengguna akan sangat ditentukan oleh skenario kerja nyata.
Peluncuran ExpertBook Ultra juga menandai pergeseran penting di pasar laptop bisnis. Perangkat kerja kini tidak cukup hanya tipis, ringan, dan tahan lama. Laptop bisnis premium harus mampu memproses AI, menjaga data, dan memberi pengalaman kerja yang konsisten di berbagai lokasi. ASUS sudah menaruh jawabannya lewat ExpertBook Ultra. Kini, pasar yang akan menilai apakah kombinasi harga tinggi, AI lokal, dan keamanan enterprise cukup kuat untuk menjadi standar baru laptop bisnis premium di Indonesia.

