BagusTech – ASUS resmi memperkenalkan jajaran laptop terbarunya menjelang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Melalui acara virtual bertajuk Always Incredible, perusahaan teknologi asal Taiwan tersebut menegaskan arah pengembangan laptop ke depan dengan menjadikan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama, bukan sekadar fitur pelengkap.
Dalam pemaparan resminya, ASUS menyatakan strategi AI mereka berfokus pada tiga pilar utama untuk lini laptop, yakni Workspace AI, Creator AI, dan Everyday AI. Ketiga pendekatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan produktivitas profesional, alur kerja kreator, serta mobilitas pengguna harian yang semakin bergantung pada pemrosesan AI langsung di perangkat.
Baca Juga
- ASUS Rilis ROG Cetra Open Wireless, Earbud Open-Ear Gaming
- ROG & HIFIMAN Rilis Headset Gaming Planar Magnetic Kithara
- ASUS ROG Pamer Inovasi Gaming Terbaru di CES 2026
Lini Laptop AI ASUS di CES 2026

Salah satu produk utama yang diperkenalkan adalah ASUS Zenbook DUO. Laptop ini mengusung desain dua layar 14 inci Lumina Pro OLED yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas multitasking. ASUS mengurangi jarak antar layar hingga 70 persen untuk menciptakan tampilan visual yang lebih menyatu. Perangkat ini menggunakan prosesor Intel Core Ultra X9 Series dengan Intel Arc GPU dan NPU hingga 50 TOPS. ASUS melengkapinya dengan sistem pendingin dual-fan, baterai ganda berkapasitas total 99Wh, sistem audio enam speaker, serta fitur ScreenXpert untuk kolaborasi lintas layar.

Di segmen kreator, ASUS membawa pendekatan Creator AI melalui lini ProArt. ProArt GoPro Edition menjadi sorotan dengan konsep co-branding yang menyasar kreator mobile. Laptop convertible 13 inci ini menggunakan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan memori unified hingga 128GB. ASUS menyematkan tombol khusus GoPro Hotkey untuk akses cepat ke GoPro Cloud dan GoPro Player. ASUS juga membundel langganan GoPro Premium+ selama 12 bulan yang mencakup penyimpanan cloud tanpa batas dan fitur pengeditan lanjutan.

ASUS juga memperkenalkan ProArt PZ14 sebagai tablet kreator berbasis Copilot+ PC. Perangkat ini mengandalkan prosesor Snapdragon X2 Elite 18-core dengan kapabilitas pemrosesan AI hingga 80 TOPS. ProArt PZ14 hadir dengan layar Lumina Pro OLED, bobot di bawah satu kilogram, serta bodi aluminium CNC yang telah mengantongi sertifikasi ketahanan MIL-STD-810H dan perlindungan IP52.

Untuk pengguna harian dan profesional mobile, ASUS meluncurkan Zenbook A14 dan Zenbook A16 berbasis Snapdragon. Zenbook A14 hadir dengan bobot di bawah satu kilogram dan diklaim mampu bertahan hingga 35 jam untuk pemutaran video offline. Laptop ini menggunakan prosesor Snapdragon X2 Elite dengan NPU 80 TOPS untuk mendukung pengalaman Copilot+ PC.
Sementara itu, Zenbook A16 menawarkan layar OLED 16 inci dalam bodi seberat sekitar 1,2 kilogram. Laptop ini ditenagai Snapdragon X2 Elite Extreme dan menyasar pengguna yang membutuhkan layar besar tanpa mengorbankan portabilitas. ASUS menggunakan material Ceraluminum pada rangka utama untuk menjaga bobot tetap ringan sekaligus meningkatkan durabilitas.
Melalui peluncuran ini, ASUS menegaskan komitmennya untuk mendorong adopsi laptop berbasis AI on-device. Perusahaan menilai pemrosesan AI langsung di perangkat akan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi ketergantungan pada cloud, serta menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih responsif bagi pengguna teknologi di tahun 2026.

