BagusTech – Facebook menghidupkan akhir pekan anak muda Jakarta lewat festival “Nyasar ke Dimensi Facebook” yang berlangsung pada 28-30 November 2025 di Piazza, Gandaria City. Selama tiga hari, pengunjung memasuki ruang penuh warna yang menggabungkan kreativitas, horor, komedi, dan teknologi dalam satu pengalaman yang mengalir dan mudah dinikmati.
Baca Juga
- Hadirkan 19.000 Pekerjaan, Jobstreet Express Jadi Pilihan Industri
- Traveloka Gelar Promo EPIC Sale 2024, Banyak Diskon Tiket
- Traveloka menghadirkan Fitur Pencarian Berbasis AI
Dunia Nyasar ke Dimensi Facebook
Begitu memasuki area festival, pengunjung langsung bertemu lorong tematik yang menggambarkan dunia Facebook versi dunia nyata. Setiap sudut menghadirkan karakter unik, elemen visual yang familiar dari platform, serta berbagai aktivitas yang mengajak anak muda untuk bereksplorasi. Ruangan bertema horor dan komedi menjadi titik favorit karena membawa nuansa cerita rakyat Indonesia dalam format modern.

Pieter Lydian, Country Director Meta Indonesia, menyebut festival ini sebagai cara baru untuk merayakan kebersamaan. Ia menjelaskan bahwa Facebook mengambil inspirasi dari budaya humor dan kisah mistis khas Indonesia untuk menciptakan acara yang dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi muda.
Kreator Lokal Jadi Magnet Pengunjung
Suasana festival semakin meriah berkat hadirnya kreator dan musisi lokal. Moluccan Soul membuka acara dengan penampilan yang penuh energi. Di hari berikutnya, sesi “Kumpul Bunda” bersama Karmalogy menghadirkan diskusi ringan seputar kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Gen Halilintar menggelar kopdar serta penandatanganan buku yang langsung menarik antrean panjang.

Kreator-kreator ini tidak hanya tampil, tetapi juga berinteraksi langsung dengan penggemarnya. Kehadiran mereka memperlihatkan bagaimana komunitas Facebook tumbuh dari percakapan kecil hingga menjadi ruang kreatif yang melibatkan ribuan orang.




Selain kreator, pelaku UMKM dari komunitas Facebook juga mengambil bagian. Delicakes mengajak pengunjung membuat cupcake dengan dekorasi bertema Facebook, sedangkan Kest Studio membuka workshop pembuatan parfum. Kedua aktivitas ini memperlihatkan bagaimana Facebook menjadi tempat bagi usaha kecil untuk berkembang dan bertemu pelanggan baru.
Meta AI di Panggung Offline
Pengunjung di setiap sudut acara dapat mencoba berbagai fitur kreatif berbasis AI. Mereka membuat meme lucu, efek seram, hingga visual unik hanya dengan beberapa sentuhan. Akses langsung terhadap Meta AI membuat pengunjung merasakan bagaimana teknologi tersebut mendukung ekspresi kreatif tanpa proses yang rumit.
Festival “Nyasar ke Dimensi Facebook” bergerak dengan ritme yang hidup. Setiap aktivitas mendorong anak muda untuk terhubung, berbagi ide, dan bersosialisasi di luar layar ponsel. Facebook ingin menunjukkan bahwa relasi digital tetap bisa berujung pada pertemanan dan pengalaman nyata.
Melalui festival ini, Facebook menegaskan kembali posisinya sebagai platform yang terus beradaptasi dengan budaya lokal, sekaligus memberi ruang kolaborasi yang luas bagi kreator, pelaku UMKM, komunitas, dan generasi muda Indonesia.

