Gadget Smartphone

Foundry Samsung Siap Comeback untuk Snapdragon for Galaxy

samsung qualcomm

BagusTech – Samsung Foundry mulai bergerak cepat untuk kembali ke pasar fondry dunia. Perusahaan itu mengirim sampel chip 2nm untuk Snapdragon 8 Elite Gen 5 ke Qualcomm. Langkah ini menandakan comeback besar Samsung di bisnis foundry premium, setelah beberapa tahun kalah pamor dari TSMC. Laporan NewDaily (Korea) menyebut chip 2nm berbasis SF2 (Gate-All-Around) sudah diterima Qualcomm dan kini sedang diuji.

Baca Juga

Samsung kehilangan kepercayaan Qualcomm sejak produksi Snapdragon 8 Gen 1 mengalami masalah. Chip buatan Samsung saat itu memiliki isu dalam efisiensi daya dan panas. Akibatnya, Qualcomm memindahkan produksi 8+ Gen 1 ke TSMC pada 2022. Sekarang, Samsung mencoba memperbaiki reputasi itu lewat node 2nm SF2 yang lebih efisien.

Proses SF2 2nm membawa sistem Gate-All-Around (GAA) yang memberi kontrol arus lebih presisi dibanding FinFET. Hasilnya, konsumsi daya lebih rendah dan performa meningkat. Samsung juga menguji kemampuan proses ini lewat Exynos 2600 untuk memastikan yield dan keandalan sebelum ditawarkan ke klien besar. Saat ini, Qualcomm sedang menilai performa, daya, panas, dan reliabilitasnya. Evaluasi ini bisa berlangsung hingga setahun sebelum kontrak produksi massal dimulai.

Qualcomm tetap memproduksi varian utama Snapdragon 8 Elite Gen 5 di TSMC 3nm, tapi juga menguji versi 2nm buatan Samsung. Strategi ini bisa membuka peluang dual-sourcing. Di sisi lain, rumor industri menyebut Galaxy Z Flip 8 bisa jadi perangkat pertama yang memakai Snapdragon for Galaxy 2nm dari Samsung jika semua berjalan mulus. Informasi ini masih dalam tahap laporan awal, belum konfirmasi resmi.

TSMC masih jadi pemain utama di pasar chip kelas atas. Tapi jika hasil uji 2nm Samsung memuaskan, Qualcomm bisa mulai memesan sebagian produksi ke Samsung. Strategi ini berpotensi membuat harga wafer 3nm dan 2nm menjadi lebih kompetitif. Bagi Samsung, kontrak dari Qualcomm bisa memulihkan reputasi sekaligus memperluas pengaruh di segmen foundry global.

Sel;ain itu, Samsung juga baru menandatangani kontrak foundry senilai $16,5 miliar hingga 2033. Kontrak ini menunjukkan kapasitas dan kepercayaan industri terhadap jalur produksi Samsung, meski belum sepenuhnya terkait proyek 2nm. Kesepakatan jangka panjang ini membuktikan bahwa Samsung siap menambah pesanan chip canggih dari berbagai klien.

Jika Samsung berhasil menjaga efisiensi, suhu, dan yield, Qualcomm bisa mempercayakan sebagian produksi ke mereka. Hal ini akan membuka jalan untuk Snapdragon for Galaxy di seri foldable dan flagship mendatang.

Namun Samsung masih harus membuktikan kestabilan produksi dan jadwal. Sedikit saja masalah pada yield bisa membatalkan kontrak besar. Sebaliknya, Keberhasilan Samsung akan menciptakan kompetisi harga dengan TSMC dan menekan biaya produksi chip canggih.

Langkah Samsung memasok chip 2nm ke Qualcomm menunjukkan tekad besar untuk kembali ke panggung utama industri semikonduktor. Jika hasil uji memuaskan, Samsung bukan hanya akan mengembalikan kepercayaan Qualcomm, tapi juga mengguncang dominasi TSMC di pasar global. Tahun depan bisa menjadi momen di mana “Snapdragon for Galaxy” 2nm lahir sebagai simbol kebangkitan bisnis foundry Samsung.

Bagus Arthakusuma

Bagus Arthakusuma

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Untuk Kamu

Smartphone

Infinix Hot 30 Resmi Hadir Dengan Harga 1 jutaan

bagustech.media – Infinix secara resmi meluncurkan smartphone terbarunya di Indonesia, yaitu Infinix Hot 30. Dengan berbagai fitur unggulan, Hot 30
Wearables Gadget

Huawei Band 8 Mulai Dijual Dengan Berbagai Fitur Baru

bagustech.media – Huawei Band 8 sudah mulai resmi dijual kepada konsumen Indonesia dengan bandrol harga Rp 699.000, namun ada promo